Dua Nelayan Udang Kuala Tungkal Hilang Kontak di Perairan Mendahara, Basarnas Jambi Lakukan Pencarian
- account_circle Admin
- calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
- print Cetak

Foto: Anggota basarnas Jambi lakukan pencarian 2 nelayan yang hilang di perairan Mendahara. (Humas Basarnas)
Dua orang nelayan udang asal Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, dilaporkan hilang kontak saat melaut di perairan Mendahara, Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Hingga Kamis (8/1/2026), keduanya belum kembali ke darat sesuai jadwal, sehingga Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jambi mengerahkan tim SAR untuk melakukan pencarian.
Informasi hilangnya dua nelayan tersebut pertama kali diterima Kantor SAR Jambi dari pihak keluarga korban pada Kamis siang sekitar pukul 13.00 WIB. Berdasarkan laporan, kedua nelayan berangkat melaut pada Rabu (7/1/2026) sekitar pukul 09.00 WIB dan dijadwalkan kembali ke darat pada pukul 17.00 WIB di hari yang sama. Namun hingga keesokan harinya, keduanya tidak kunjung pulang dan tidak dapat dihubungi.
Lokasi kejadian diperkirakan berada di perairan Mendahara, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, pada koordinat 0°49’06.7″ Lintang Selatan dan 103°46’33.9″ Bujur Timur. Jarak lokasi pencarian sekitar 18,65 nautical mile dari Unit Siaga SAR Kuala Tungkal. Kondisi cuaca di sekitar lokasi dilaporkan hujan ringan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jambi, Adah Sudarsa, mengatakan bahwa pihaknya langsung menurunkan Search Rescue Unit (SRU) setelah menerima laporan kehilangan tersebut.
“Setelah menerima informasi dari keluarga korban, kami segera mengerahkan satu SRU dengan enam personel dari Unit Siaga SAR Kuala Tungkal menuju lokasi kejadian,” ujarnya.
Ia menjelaskan, upaya pencarian difokuskan di sekitar titik terakhir korban diduga melaut serta area yang berpotensi terbawa arus laut.
“Pencarian dilakukan secara maksimal dengan melibatkan unsur Polairud, TNI AL, PMI, serta nelayan setempat agar proses pencarian dapat berjalan lebih cepat dan efektif,” tambahnya.
Adapun dua nelayan yang masih dalam pencarian masing-masing bernama M. Yunani (64) dan Junaidi (27). Keduanya merupakan warga Jalan Bina Karya Barat, Kelurahan Tungkal II, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih melakukan penyisiran menggunakan perahu Rigid Inflatable Boat (RIB), peralatan navigasi, serta sarana pendukung lainnya di sekitar perairan Mendahara.
Basarnas Jambi mengimbau kepada seluruh nelayan dan masyarakat pesisir agar selalu memperhatikan kondisi cuaca, menggunakan alat keselamatan, serta melengkapi diri dengan sarana komunikasi saat melaut guna meminimalisir risiko kecelakaan di laut. (*)
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar