Breaking News
light_mode
Beranda » Hukrim » Densus 88 Bekali Bhabinkamtibmas Polda Jambi Strategi Cegah Radikalisme

Densus 88 Bekali Bhabinkamtibmas Polda Jambi Strategi Cegah Radikalisme

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • print Cetak

Densus 88 Anti Teror (AT) Polri terus memperkuat langkah pencegahan terorisme mulai dari tingkat desa. Hal ini dibuktikan dengan digelarnya kegiatan arahan dan pembekalan kepada seluruh personel Bhabinkamtibmas jajaran Polda Jambi pada Rabu (21/01/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Lokamanginti Polresta Jambi ini bertujuan memperkuat peran preemtif dan preventif Polri dalam menangkal paham intoleransi, radikalisme, dan terorisme di tengah masyarakat.

Strategi Soft Approach Densus 88 di Jambi

Direktur Idensos Densus 88 AT Polri, Brigjen Pol. Arif Makhfudiharto,
menegaskan bahwa keberhasilan penanganan terorisme di Indonesia tidak hanya bergantung pada penindakan hukum semata.

“Densus 88 memiliki strategi besar melalui pendekatan keras (hard approach) dan pendekatan lunak (soft approach). Pencegahan masif di lapangan melalui langkah preventif dan preemtif adalah kunci utama,” ujar Brigjen Pol. Arif dalam arahannya.

Ia juga menyoroti perubahan pola rekrutmen jaringan teroris yang kini mulai mendominasi ruang digital. Menurutnya, teknologi internet menjadi alat utama bagi kelompok radikal untuk menyebarkan paham mereka.

Bhabinkamtibmas Sebagai Garda Terdepan

Mengingat dinamisnya ancaman tersebut, Brigjen Pol. Arif menekankan pentingnya peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak kepolisian yang bersentuhan langsung dengan warga.
• ​Problem Solving: Bhabinkamtibmas harus mampu menjadi pemberi solusi atas permasalahan di masyarakat.
• ​Deteksi Dini: Melaporkan informasi sekecil apa pun terkait potensi radikalisme.
• ​Pendampingan Mantan Napiter: Sinergi dalam membina mantan narapidana terorisme agar kembali diterima masyarakat.

“Yang dibutuhkan masyarakat saat ini adalah solusi. Bhabinkamtibmas adalah garda terdepan dalam kemampuan problem solving di lapangan,” tegasnya.

Apresiasi Pembinaan Mantan Napiter di Jambi

Dalam kesempatan tersebut, Densus 88 juga memberikan apresiasi kepada Kasatgaswil Jambi, Kombes Pol. Beri Diatra, atas keberhasilannya membangun komunikasi lintas instansi. Salah satu pencapaian yang disorot adalah program pemberangkatan umrah bagi mantan napiter sebagai bagian dari proses deradikalisasi.

Penegasan Kapolda Jambi

Terpisah, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Kombes Pol. Erlan Munaji, menyatakan dukungannya terhadap pembekalan ini. Ia berharap para personel segera mengimplementasikan ilmu yang didapat di wilayah binaan masing-masing.

“Intoleransi dan radikalisme muncul jika nilai empat pilar kebangsaan tidak terimplementasi dengan baik. Meskipun ada keterbatasan personel, Bhabinkamtibmas harus tetap maksimal menjaga kondusivitas desa,” pungkas Kombes Pol. Erlan. (*)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less