Sambut Mudik Lebaran 2026, Hutama Karya Prediksi Trafik Tol Trans Sumatera Naik 47 Persen
- account_circle Admin
- calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
- print Cetak

Foto: Suasana salah satu gerbang tol di koridor Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). (Dok/Ist)
PT Hutama Karya (Persero) memprediksi akan terjadi lonjakan trafik kendaraan hingga 47,67 persen di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) selama periode arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 2026 dibanding kondisi normal.
Menanggapi proyeksi tersebut, Hutama Karya memastikan kesiapan penuh seluruh layanan operasional guna mendukung kampanye pemerintah “Lebaran Nyaman Bersama”.
Saat ini, Hutama Karya mengelola total 822,609 km jalan tol di koridor Sumatera. Kekuatan ini terdiri atas 12 ruas operasi bertarif, 1 ruas operasi tanpa tarif yakni Betung–Tempino–Jambi Seksi 3 (52,2 km), serta jalur fungsional sepanjang 77,555 km.
Diskon Tarif dan Jalur Fungsional
Dalam Media Gathering Kementerian PU, Jumat (6/3) Direktur Operasi III Hutama Karya, Iwan Hermawan, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan insentif potongan tarif tol sebesar 30 persen yang diberikan BUJT.
“Potongan tarif ini diharapkan dapat melancarkan dan meratakan distribusi beban lalu lintas saat arus mudik dan balik, sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat,” ujar Iwan.
Selain itu, dua ruas strategis disiapkan secara fungsional untuk mengurai kemacetan:
• Palembang–Betung Seksi 1 & 2 (53,6 km).
• Sigli–Banda Aceh Seksi 1 (Padang Tiji–Seulimeum) (23,955 km).
Prediksi Puncak Arus Mudik dan Balik
Berdasarkan proyeksi Hutama Karya, puncak arus mudik di JTTS diperkirakan jatuh pada tanggal 13–15 Maret 2026. Sementara itu, arus balik diprediksi akan terjadi dalam dua gelombang, yakni pada 24 dan 28 Maret 2026.
Untuk menjaga kelancaran, sebanyak 3.273 petugas siaga dan 467 unit armada dikerahkan. Pemantauan dilakukan secara real-time melalui 1.547 unit CCTV dan 107 unit Variable Message Sign (VMS) yang tersebar di sepanjang jalur tol.
Fasilitas Rest Area (TIP) dan Layanan Transaksi
Hutama Karya mengoptimalkan 31 Tempat Istirahat & Pelayanan (TIP) atau Rest Area dengan fasilitas pendukung yang lengkap, antara lain:
• Kapasitas parkir untuk 5.966 kendaraan.
• 6 SPBU reguler, 17 SPBU modular, dan 19 titik SPKLU (untuk mobil listrik).
• 2.967 toilet, 25 klinik kesehatan, serta 27 ruang laktasi.
Dari sisi transaksi, disiapkan 134 unit mobile reader dan 33.623 kartu uang elektronik tambahan untuk meminimalisir antrean di 61 gerbang tol. Pengguna jalan juga diimbau mengakses informasi perjalanan melalui aplikasi HK Toll Apps. (*)
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar