Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Bank Jambi Kebut Pemulihan Layanan Perbankan, Distribusi ATM Baru untuk Nasabah Dikebut

Bank Jambi Kebut Pemulihan Layanan Perbankan, Distribusi ATM Baru untuk Nasabah Dikebut

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
  • print Cetak

Pemulihan layanan perbankan di Bank Jambi terus berjalan pasca gangguan sistem yang sempat terjadi beberapa bulan lalu.

Salah satu fokus utama saat ini adalah percepatan distribusi kartu ATM kepada nasabah, terutama menjelang dan setelah momentum bulan Ramadan dan Idulfitri.

Direktur Operasional Bank Jambi, Zulfikar mengatakan kebutuhan kartu ATM sempat meningkat signifikan menjelang bulan puasa.

Namun, pengiriman dari vendor dilakukan secara bertahap karena keterbatasan pasokan. Hingga saat ini, jumlah kartu ATM yang telah tersedia mencapai sekitar 60 ribu kartu dari total kebutuhan yang ditargetkan sebanyak 100 ribu kartu.

“Sekarang yang sudah datang itu hampir 60 ribu. Memang kita kirimnya bertahap, tidak sekaligus. Tapi stok kita sudah cukup banyak dan terus berjalan pengirimannya,” katanya kepada wartawan Jambi Independent, Kamis, 2 April 2026.

Distribusi kartu ATM sempat mengalami kendala karena vendor penyedia yang berada di Surabaya belum dapat memenuhi kebutuhan secara cepat saat permintaan meningkat di bulan puasa. Namun, setelah Lebaran, pasokan mulai lancar dan kondisi kini dinyatakan semakin aman.

“Setelah Lebaran ini sudah kirim ke kita. Aman sudah. Jadi kalau masyarakat mau PIN ATM di mana pun, sudah siap,” katanya

Selain itu, masih terdapat sekitar 40 ribu kartu ATM yang belum terpenuhi. Pengiriman terus dilakukan secara berkala, dengan rata-rata sekitar 5 ribu kartu per minggu hingga seluruh kebutuhan terpenuhi dalam waktu dekat.

Di sisi lain, terkait isu keamanan sistem, pihak Bank Jambi menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada laporan resmi dari vendor terkait adanya kelemahan sistem yang diabaikan oleh bank. Mereka juga menyebut bahwa sistem yang digunakan telah terintegrasi dan memiliki standar keamanan tersendiri.

“Belum pernah ada pemberitahuan seperti itu. Sistem ini kan sudah diatur dengan standar keamanan yang ada, dan kami sebagai pengguna mengikuti sistem tersebut,” katanya

Saat ini, Bank Jambi juga masih menunggu hasil audit forensik untuk memastikan penyebab gangguan, termasuk kemungkinan adanya unsur fraud, baik dari internal maupun eksternal.

“Hasilnya belum ada. Bisa saja dari orang dalam atau dari luar. Kita tunggu hasil audit. Kalau memang ada pelanggaran, tentu akan diproses secara hukum,” tegasnya

Sementara itu, antrean nasabah di ATM yang sebelumnya sempat terjadi kini mulai berkurang. Bank Jambi memastikan bahwa dana nasabah tetap aman dan aktivitas perbankan, termasuk penghimpunan dan penyaluran dana, tetap berjalan normal.

“Yang jelas saldo nasabah aman. Aktivitas kredit juga terus berjalan. Kepercayaan masyarakat tetap ada,” katanya

Pihak bank juga menepis isu yang menyebut kondisi keuangan Bank Jambi terancam. Mereka menegaskan bahwa secara rasio keuangan, kondisi bank masih dalam kategori sehat, dengan tingkat permodalan yang dinilai kuat.

“Kalau dibilang bangkrut, itu tidak benar. Kita punya rasio likuiditas dan permodalan yang masih aman,” katanya

Untuk kerugian yang terjadi, Bank Jambi memastikan akan menggunakan dana cadangan internal dan tidak melibatkan Lembaga Penjamin Simpanan.

“Pergantian itu kita siapkan dari pencadangan internal. Bukan dari LPS,” tambahnya

Bank Jambi menargetkan pemulihan layanan, termasuk penggantian kartu ATM dan normalisasi sistem dapat segera rampung dalam waktu dekat.

“Upaya pembaruan sistem keamanan juga terus dilakukan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali,”tutupnya. (*)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less