Ditlantas Polda Jambi Lanjutkan Program Polantas Menyapa dan Penertiban Knalpot Brong di 2026
- account_circle Admin
- calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
- print Cetak

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jambi memaparkan capaian kinerja sepanjang tahun 2025 sekaligus fokus program prioritas yang akan terus dilanjutkan pada 2026. Paparan tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Lalu Lintas Polda Jambi, Kombes Pol Adi Benny Cahyono saat pers release akhir tahun Polda Jambi beberapa waktu lalu.
Dalam keterangannya, Benny menyebutkan dua program utama Ditlantas Polda Jambi yang menjadi perhatian dan dipastikan berlanjut pada 2026, yakni Polantas Menyapa serta penertiban knalpot tidak sesuai standar atau knalpot brong.
Program Polantas Menyapa menjadi salah satu program unggulan Ditlantas Polda Jambi dengan pendekatan dialogis dan edukatif. Program ini menyasar seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga insan pers, dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas di Provinsi Jambi.
“Polantas Menyapa merupakan program yang efektif karena langsung menyentuh masyarakat melalui komunikasi dua arah, edukasi, dan pembinaan keselamatan berlalu lintas,” ujar Benny.
Sementara itu, penanganan knalpot brong dilakukan secara komprehensif melalui kolaborasi lintas sektor bersama Pemerintah Provinsi Jambi. Upaya yang dilakukan meliputi sosialisasi, penindakan di lapangan, hingga pembinaan edukatif, khususnya kepada pelajar dan pemuda.
Dalam penindakan, pelanggar knalpot brong tidak hanya diberikan sanksi, tetapi juga dilakukan pemanggilan orang tua dan pihak sekolah. Bahkan, pembongkaran knalpot tidak standar dilakukan langsung di tempat sebagai bentuk efek jera dan edukasi.
Di bidang keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas), Ditlantas Polda Jambi mencatat angka kecelakaan lalu lintas pada 2025 mengalami kenaikan sekitar 5 persen dibandingkan tahun 2024. Meski demikian, tingkat fatalitas kecelakaan berhasil ditekan.
Arus lalu lintas sepanjang tahun 2025 juga dinilai relatif lancar dan minim kemacetan, termasuk di sejumlah jalur rawan seperti rute angkutan sawit dan batubara di wilayah Provinsi Jambi.
Selain itu, Ditlantas Polda Jambi terus menekankan penindakan terhadap pelanggaran over dimensi dan over loading (ODOL) serta mengoptimalkan penerapan tilang elektronik atau ETLE. Saat ini, ETLE masih difokuskan di wilayah Kota Jambi dengan pendekatan teguran sebagai langkah pembinaan kepada masyarakat.
Dengan berbagai program dan strategi tersebut, Ditlantas Polda Jambi optimistis dapat meningkatkan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas pada 2026. (*)
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar