Sinergi Lapas Jambi dan Media, Upaya Kikis Stigma Negatif Lewat Informasi Akurat
- account_circle Admin
- calendar_month 10 jam yang lalu
- print Cetak

Kegiatan ini bertujuan memperkuat transparansi informasi publik. (Foto: Dok. Humas Lapas Jambi)
Suasana hangat penuh keakraban menyelimuti kegiatan coffee morning yang digelar Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jambi bersama insan pers, Rabu (1/4).
Pertemuan ini menjadi ruang diskusi terbuka untuk membangun kepercayaan publik melalui sinergi antara lembaga pemasyarakatan dan media.
Dalam agenda silaturahmi ini, Kalapas Jambi Syahroni Ali didampingi jajaran struktural, di antaranya Ka KPLP Riko Hamdan, Kabinadik Yuli, dan Kasubsi Bimkesmaswat Pandega.
Media Sebagai Jembatan Informasi Akurat
Syahroni Ali menegaskan bahwa media memiliki posisi vital sebagai jembatan informasi. Lewat peran pers, program pembinaan yang dijalankan di dalam Lapas Kelas IIA Jambi dapat tersampaikan secara utuh dan berimbang kepada masyarakat luas.
“Media adalah mitra strategis kami. Kami ingin proses memanusiakan manusia di dalam Lapas ini diketahui publik dengan akurat. Pembinaan bukan sekadar menjalani pidana, tapi menyiapkan mereka kembali ke masyarakat,” ujar Syahroni Ali.
Terbuka Terhadap Kritik Membangun
Dalam dialog yang cair tersebut, para jurnalis diberikan ruang seluas-luasnya untuk menyampaikan pertanyaan hingga kritik tajam. Kalapas menegaskan komitmennya terhadap keterbukaan informasi sebagai bagian dari upaya perbaikan pelayanan yang berkelanjutan.
“Kami terbuka terhadap kritik yang membangun. Justru dari masukan rekan-rekan media, kami bisa berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan serta pembinaan di dalam,” tambahnya.
Menepis Isu Miring dengan Fakta Lapangan
Perwakilan media dari Antara News, Nanang, menyambut positif inisiatif silaturahmi ini. Ia menyoroti pentingnya peran pers untuk meluruskan isu-isu yang berkembang di luar yang terkadang berbeda dengan realita di lapangan.
“Sering kali yang diisukan di luar berbeda dengan fakta di dalam. Pers memiliki tanggung jawab untuk melihat langsung dan menyampaikan kebenaran. Sinergi ini penting untuk mengikis stigma negatif terhadap Lapas,” tegas Nanang.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Jambi berharap kolaborasi dengan media semakin kuat ke depan. Transparansi informasi diharapkan mampu menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemasyarakatan di Jambi. (*)
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar