Langkah Tegas KONI Jambi: Surati IBCA MMA Tiga Kali Terkait Temuan Dana Kejurprov
- account_circle Admin
- calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
- print Cetak

Foto: Ketua Umum KONI Provinsi Jambi AKBP Mat Sanusi saat memberikan keterangan terkait temuan anggaran pada cabor IBCA MMA Jambi. (Dok/Ist)
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Pengurus Provinsi (Pengprov) Indonesia Beladiri Campuran Amatir Mixed Martial Arts (IBCA MMA) Jambi.
Hal ini menyusul adanya temuan terkait anggaran Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) 2025 yang telah dicairkan namun kegiatannya tidak dilaksanakan.
Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi, membantah keras tudingan miring terhadap institusinya. Sebaliknya, ia menegaskan bahwa pihak pengurus cabor IBCA MMA Jambi lah yang harus bertanggung jawab penuh atas penggunaan dana tersebut.
Tiga Kali Disurati Tanpa Respons
KONI Jambi mengaku telah melayangkan surat resmi sebanyak tiga kali kepada Pengprov IBCA MMA Jambi.
Surat tersebut berisi permintaan untuk mengembalikan dana pelaksanaan Kejurprov 2025 ke kas negara karena kegiatan tidak kunjung digelar hingga tahun anggaran berakhir.
“Kami dengan tegas meminta pengurus cabor IBCA MMA Jambi untuk mempertanggungjawabkan semua itu dengan mengembalikan uang itu ke negara,” tegas Mat Sanusi di Jambi, Selasa (10/3).
Sampai saat ini, pihak KONI Jambi menyayangkan sikap pengurus cabor yang bersangkutan karena tidak menunjukkan itikad baik maupun memberikan respons terhadap surat resmi yang dikirimkan.
Hanya Satu Cabor yang Bermasalah
Mat Sanusi menjelaskan bahwa dalam program pembinaan tahunan, KONI selalu mengalokasikan anggaran untuk pelaksanaan Kejurprov sesuai pengajuan masing-masing cabang olahraga. Kewajiban cabor adalah melaksanakan kompetisi tersebut dan menyerahkan laporan pertanggungjawaban (LPJ).
Dari seluruh cabang olahraga yang bernaung di bawah KONI Jambi, tercatat hanya IBCA MMA yang tidak menyerahkan laporan.
Hal ini mengindikasikan ketidakmampuan pengurus dalam mempertanggungjawabkan dana yang telah diterima.
“Seluruh cabor lain telah menyerahkan laporan mereka, hanya IBCA MMA yang tidak. Pengurus harus siap mempertanggungjawabkan semuanya di depan hukum jika tidak ada penyelesaian,” pungkas Mat Sanusi.
Langkah tegas ini diambil KONI Jambi untuk menjaga integritas organisasi serta memastikan dana pembinaan atlet digunakan tepat sasaran sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku. (*)
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar