Intervensi Pasar: Patra Niaga Gelar Operasi Pasar Gas LPG 3 Kg di Merangin
- account_circle Admin
- calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
- print Cetak

Foto: Masyarakat mengantre dengan tertib saat Operasi Pasar LPG 3 Kg yang digelar Pertamina Patra Niaga dan Pemerintah Kabupaten Merangin. (Dok/Patra Niaga?
Di tengah tantangan distribusi energi, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel) bersama Pemerintah Kabupaten Merangin mengambil langkah proaktif untuk menjaga stabilitas pasokan energi rumah tangga.
Melalui Operasi Pasar (OP) yang digelar serentak di tiga kecamatan pada Sabtu (7/2/2026), sebanyak 1.680 tabung LPG 3 Kg dikerahkan untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses energi dengan harga yang adil.
Langkah ini diambil bukan sekadar sebagai pemenuhan kuota, melainkan intervensi strategis untuk memastikan LPG subsidi tepat sasaran dan dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Wilayah Merangin, yang menjadi salah satu titik pantauan distribusi di Jambi, mendapatkan pengawasan ketat agar akses energi tidak terhambat oleh praktik penyimpangan pasar.
Distribusi Terpusat di Tiga Titik Krusial
Operasi pasar ini menyasar wilayah yang memiliki tingkat kebutuhan tinggi. Penyaluran dilakukan melalui tiga agen resmi—PT Darga Cahya Mukti, PT Amanah Mulia Utama, dan PT Malako Jaya Sejahtera—yang disebar di lokasi strategis:
• Kecamatan Tabir Selatan: Bertempat di Kantor Camat (Desa Rawa Jaya).
• Kecamatan Tabir: Bertempat di Kantor Camat (Desa Rantau Panjang).
• Kecamatan Batang Masumai: Bertempat di Kantor Camat (Desa Lubuk Gaung).
Data lapangan menunjukkan respons masyarakat yang sangat masif. Dari total pasokan, sebanyak 1.540 tabung berhasil terjual kepada penerima subsidi yang sah. Di Tabir Selatan dan Tabir, seluruh stok habis tak tersisa dalam hitungan jam, sementara di Batang Masumai terserap sebanyak 420 tabung.
Komitmen Distribusi Energi Berkeadilan
Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menegaskan bahwa sinergi dengan pemerintah daerah adalah kunci dalam menjaga kedaulatan energi bagi warga kurang mampu.
“Kami ingin memastikan LPG subsidi benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak. Membeli di pangkalan resmi adalah cara terbaik bagi warga untuk mendapatkan harga sesuai HET dan kualitas yang terjamin,” ujar Rusminto.
Ia juga menekankan pentingnya kesadaran bagi kelompok masyarakat mampu untuk tidak mengambil jatah subsidi. “Mari beralih ke Bright Gas bagi yang mampu, sebagai bentuk kepedulian bersama dalam menjaga keberlanjutan program subsidi energi nasional,” lanjutnya.
Polda Jambi dan Pertamina juga membuka ruang pengawasan publik secara terbuka. Masyarakat diimbau untuk berperan aktif melaporkan segala bentuk indikasi penyimpangan distribusi melalui Pertamina Call Center 135 guna memastikan transparansi di lapangan tetap terjaga. (*)
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar