Gara-gara Teguran Main Petasan, Pemuda 18 Tahun di Tebo Jadi Korban Pengeroyokan
- account_circle Admin
- calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
- print Cetak

Foto: Ilustrasi pengeroyokan. (Dok/Ist)
Seorang pemuda berusia 18 tahun berinisial D resmi melaporkan dugaan tindak pidana pengeroyokan yang dialaminya ke Polres Tebo, Rabu (4/3).
Insiden kekerasan tersebut terjadi di Jalan Rantau Langkap, Desa Rantau Langkap, Kecamatan Tebo Ulu, pada Selasa malam (3/3) sekitar pukul 20.30 WIB.
Dalam laporan resminya, korban menyebut terduga pelaku utama adalah seorang pria berinisial F.Y (45), yang datang bersama lima orang lainnya yang belum diketahui identitasnya.
Kronologi Kejadian
Peristiwa bermula saat korban menegur sekelompok anak-anak yang bermain kembang api atau petasan di dekat rumahnya karena dianggap mengganggu ketenangan.
Karena teguran tersebut tidak dihiraukan, korban yang merasa kesal sempat melakukan tindakan fisik terhadap seorang pemuda berinisial R, yang dianggap paling dewasa di antara kelompok anak-anak tersebut.
Tidak terima atas perlakuan tersebut, R meninggalkan lokasi dan kembali tak lama kemudian bersama ayahnya, F.Y, serta lima orang rekan lainnya.
Dugaan Aksi Kekerasan
Korban mengaku, setibanya di lokasi, F.Y langsung memanggilnya kemudian melakukan serangkaian aksi kekerasan. “Korban menyebut dirinya dicekik, dipukul, dan ditendang hingga terjatuh oleh para terduga pelaku,” tulis poin laporan tersebut.
Akibat kejadian ini, korban mengalami sejumlah luka di tubuh dan sempat mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Pulau Temiang sebelum akhirnya memutuskan untuk menempuh jalur hukum.
Hingga saat ini, laporan resmi telah diterima oleh pihak Polres Tebo untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Polisi diharapkan segera memanggil para saksi guna mengklarifikasi duduk perkara pengeroyokan yang dipicu oleh keributan petasan tersebut. (*)
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar