Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Perahu Karam di Sungai Batang Pelepat, Tim SAR Gabungan Cari Warga Bungo yang Hilang

Perahu Karam di Sungai Batang Pelepat, Tim SAR Gabungan Cari Warga Bungo yang Hilang

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
  • print Cetak

Tim SAR gabungan melakukan pencarian intensif terhadap seorang pria bernama Sodikin, warga Dusun Maju Jaya, yang dilaporkan hilang setelah perahu yang ditumpanginya karam di Sungai Batang Pelepat, Dusun Koto Jayo, Kecamatan Pelepat Ilir, Kabupaten Bungo, Jambi.

Peristiwa tersebut terjadi saat korban bersama tiga rekannya, yakni Tulus, Ismail, dan Bujang, hendak menyeberangi sungai menggunakan perahu. Namun di tengah perjalanan, perahu menabrak batang kayu yang hanyut atau terendam di sungai, sehingga perahu karam dan para penumpang tercebur ke air.

Dalam kejadian tersebut, tiga orang penumpang berhasil menyelamatkan diri ke tepian sungai, sementara Sodikin terseret arus dan dinyatakan hilang. Laporan resmi terkait kejadian itu diterima dari Kapolsek Pelepat Ilir pada Rabu (31/12/2025) pukul 09.16 WIB.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Pos SAR Bungo segera mengerahkan Search and Rescue Unit (SRU) pada pukul 09.36 WIB. Tim SAR tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 10.15 WIB dan langsung melakukan penyisiran di sekitar titik lokasi kejadian.

Kepala Kantor SAR Jambi, Adah Sudarsa, mengatakan satu tim rescue berkekuatan enam personel telah diterjunkan untuk melakukan operasi pencarian awal terhadap korban.

“Kami memberangkatkan satu tim rescue dari Pos SAR Bungo untuk melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian dengan dukungan peralatan SAR,” ujarnya.

Operasi pencarian melibatkan unsur SAR gabungan yang terdiri dari enam personel Pos SAR Bungo, empat personel BPBD Bungo, tiga personel Polsek Pelepat Ilir, aparat TNI melalui Babinsa, serta masyarakat setempat.

Dalam pelaksanaan pencarian, tim dilengkapi dengan berbagai peralatan utama dan peralatan SAR, antara lain satu unit rescue car double cabin, perahu karet untuk penyisiran sungai, peralatan komunikasi dan navigasi, serta drone untuk pemantauan visual dari udara guna menjangkau area yang sulit diakses melalui jalur air.

Berdasarkan laporan di lapangan, kondisi cuaca di sekitar lokasi kejadian terpantau berawan. Meski demikian, Tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran dengan memperhatikan faktor keselamatan, mengingat arus sungai cukup deras dan debit air mengalami peningkatan.

Upaya pencarian akan terus dilakukan hingga korban ditemukan. (*)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less