Update JTTS 2026: Tol Junction Pekanbaru Hubungkan 3 Ruas Utama di Provinsi Riau
- account_circle Admin
- calendar_month Senin, 9 Feb 2026
- print Cetak

Foto: Penampakan progres pembangunan Jembatan Siak pada Ruas Tol Rengat – Pekanbaru. (Dok/Hutama Karya)
PT Hutama Karya (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat penyelesaian Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Fokus utama saat ini tertuju pada Proyek Ruas Rengat – Pekanbaru Seksi Junction Pekanbaru – Bypass Pekanbaru.
Hingga Januari 2026, progres konstruksi ruas ini telah mencapai 71,07 persen, sementara pembebasan lahan berada di angka 83,52 persen. Salah satu capaian paling signifikan adalah pengerjaan Jembatan Siak.
Struktur krusial yang melintasi sungai terdalam di Indonesia ini telah memasuki tahap akhir dengan progres fisik mencapai 98 persen.
Jembatan Kelima Penghubung Pekanbaru-Kampar
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menjelaskan bahwa Jembatan Siak STA 193+560 memiliki peran strategis sebagai konektor wilayah yang selama ini terpisah secara alami.
“Sungai Siak merupakan pemisah antara Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar. Jembatan ini menjadi penghubung kelima yang memperkuat jaringan jalan tol sebagai jalur distribusi utama,” ujar Mardiansyah dalam keterangan resminya.
Jembatan ini memiliki spesifikasi teknis sebagai berikut:
• Panjang Total: 214,5 meter.
• Bentang Utama: 97,5 meter.
• Metode Konstruksi: Box Girder dengan metode Balanced Cantilever menggunakan Form Traveller.
• Waktu Pengerjaan: Struktur utama diselesaikan secara efektif dalam waktu 6 bulan dengan status Zero Accident.
Integrasi Raksasa Tol di Provinsi Riau
Ruas Tol Rengat – Pekanbaru Seksi Junction Pekanbaru – Bypass Pekanbaru dirancang sebagai “simpul” yang menghubungkan berbagai ruas tol utama di Riau. Ke depan, jalur ini akan terintegrasi langsung dengan:
• Tol Pekanbaru – Rengat
• Tol Pekanbaru – Dumai
• Tol Pekanbaru – Bangkinang – XIII Koto Kampar
Integrasi ini diharapkan dapat memangkas biaya logistik secara signifikan dan mengurai kepadatan lalu lintas di jalan arteri Kota Pekanbaru.
“Kehadiran Jembatan Siak memperkuat integrasi antar-ruas tol di Riau. Kami optimis infrastruktur ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan membuka akses baru menuju kawasan industri,” tambah Mardiansyah.
Jejak Pembangunan JTTS oleh Hutama Karya
Hingga saat ini, Hutama Karya telah membangun JTTS sepanjang kurang lebih 1.235 km, mencakup ruas yang telah beroperasi maupun konstruksi. Beberapa ruas vital yang sudah dinikmati masyarakat antara lain Tol Bakauheni – Terbanggi Besar, Tol Pekanbaru – Dumai, hingga Tol Padang – Sicincin.
Dengan tuntasnya Jembatan Siak dan Seksi Junction Pekanbaru, tulang punggung konektivitas di Pulau Sumatera akan semakin kokoh, mendukung pemerataan pembangunan nasional. (*)
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar