Bawa Solusi ke Sungai Penuh: Gubernur Al Haris Pastikan Masalah Jalan, Sampah, dan Air Beres Tahun Ini
- account_circle Admin
- calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
- print Cetak

Foto: Gubernur Jambi Al Haris didampingi Wali Kota Sungai Penuh Alfin menyerahkan bantuan kursi roda di sela agenda Safari Ramadhan di Masjid Nurul Iman. (Dok/Ist)
Gubernur Jambi, Al Haris, menegaskan pentingnya inovasi dan kolaborasi lintas sektor untuk menjawab tantangan pembangunan di tengah keterbatasan anggaran pusat.
Hal ini disampaikan Gubernur saat memimpin Safari Ramadhan Pemerintah Provinsi Jambi di Masjid Nurul Iman, Kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungai Penuh, Sabtu (7/3) malam.
Dalam kunjungannya, Al Haris membawa kabar nyata terkait perbaikan infrastruktur di Kota Sungai Penuh yang menjadi keluhan masyarakat selama ini.
Rehabilitasi Jalan dan Solusi Sampah
Gubernur mengungkapkan bahwa dirinya telah meninjau langsung sejumlah titik kerusakan bersama Wali Kota Sungai Penuh, Alfin. Ia memastikan tahun ini beberapa proyek fisik akan segera dieksekusi oleh Pemerintah Provinsi Jambi.
“Tadi kita lihat langsung infrastruktur yang harus diperbaiki. Insya Allah tahun ini Jalan Patih Perbo yang mulai rusak akan kita rehab, termasuk beberapa titik irigasi. Selain itu, fasilitas pengelolaan sampah di Renah Kayu Embun (dekat Bukit Kayangan) juga akan kita bangun bersama,” ujar Al Haris.
Proyek Air Bersih Rp27 Miliar
Menanggapi masalah kualitas air bersih yang terus menurun di Sungai Penuh, Gubernur menjelaskan bahwa saat ini tengah berjalan pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di kawasan Rawang. Proyek ini menelan anggaran sekitar Rp27 miliar.
“Kota Sungai Penuh sangat membutuhkan tambahan volume air bersih. Proyek di Rawang ini tujuannya meningkatkan ketersediaan air. Mari kita jaga dan awasi bersama agar manfaatnya segera dirasakan warga,” tambahnya.
Strategi Hadapi Pemangkasan Anggaran (TKD)
Di hadapan jajaran pejabat Kota Sungai Penuh, Al Haris mengingatkan adanya tantangan besar berupa pemangkasan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat pada 2026. Ia mendorong kepala daerah untuk lebih agresif mencari alternatif pembiayaan dan inovasi melalui BUMD.
“Kita tidak boleh menjadikan keterbatasan fiskal sebagai alasan berhenti membangun. Kepala daerah harus bisa mencari celah di pemerintah pusat dan bijak mengelola anggaran yang ada,” tegasnya.
Bantuan Sosial
Rangkaian Safari Ramadhan diakhiri dengan penyerahan bantuan senilai Rp30 juta untuk pembangunan Masjid Nurul Iman.
Selain itu, BAZNAS Provinsi Jambi menyalurkan santunan bagi 30 fakir miskin, serta Program ASN Peduli Stunting yang memberikan 20 paket gizi dan kursi roda bagi warga setempat.
Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, menyambut baik dukungan penuh Gubernur Jambi terhadap sejumlah persoalan krusial seperti penataan Lapangan Merdeka dan pengelolaan sampah yang kini telah menemukan titik terang. (*)
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar