KIP Kuliah UNJA 2025: Mahasiswa Teken Perjanjian dan Komitmen Raih Prestasi
- account_circle Admin
- calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
- print Cetak

Foto: Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNJA, Prof. Dr. Fauzi Syam, saat menyaksikan acara Penandatanganan Perjanjian KIP Kuliah UNJA 2025 di Balairung Mendalo. (Dok/UNJA)
Universitas Jambi (UNJA) menggelar kegiatan Pembinaan dan Penandatanganan Surat Perjanjian Mahasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Angkatan 2025 di Gedung Balairung UNJA Mendalo, Selasa (3/2/2026).
Kegiatan ini sekaligus dirangkaikan dengan Sosialisasi Kebangsaan untuk membentengi mahasiswa dari pengaruh paham radikalisme.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNJA, Prof. Dr. Fauzi Syam, menekankan bahwa KIP Kuliah merupakan program unggulan pemerintah (Kemdiktisaintek) yang selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kualitas SDM menuju Indonesia Emas 2045.
Lima Strategi Pembinaan Terukur
Prof. Fauzi menjelaskan bahwa kebijakan KIP Kuliah di UNJA tidak hanya fokus pada akses masuk kuliah, tetapi juga menjamin keberhasilan studi hingga lulus. Untuk itu, UNJA telah menyiapkan lima strategi pembinaan bagi para penerima, antara lain:
• Pembinaan Akademik: Berbasis data perkembangan studi.
• Jalur Prestasi Belmawa: Mendorong partisipasi dalam ajang nasional.
• Prestasi Nonakademik & Karakter: Pengembangan diri di luar kelas.
• Literasi Kebangsaan: Memperkuat ketahanan kampus dari ancaman eksternal.
• Komunitas KIP Kuliah: Pembentukan wadah kolaborasi terbesar di UNJA.
“Kegiatan penandatanganan perjanjian ini dilaksanakan secara terintegrasi untuk memastikan mahasiswa memahami hak, kewajiban, dan skema pembinaan yang akan dijalani selama studi,” ujar Prof. Fauzi.
Bentengi Mahasiswa dari Paham Radikalisme
Selain pembinaan rutin, UNJA menghadirkan narasumber khusus dalam Sosialisasi Kebangsaan, yaitu Kasatgas Wilayah Jambi Densus 88 Anti Teror Mabes Polri, Kombes Pol Beri Diatra, serta mantan anggota kelompok NII, Ustadz Afizal Hamdan.
Kehadiran narasumber ini bertujuan memberikan pemahaman nyata mengenai bahaya radikalisme serta menanamkan nilai-nilai cinta tanah air kepada generasi muda. Diharapkan, mahasiswa penerima KIP Kuliah dapat menjadi agen perubahan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki nasionalisme yang kuat.
Di akhir acara, seluruh penerima KIP Kuliah 2025 melakukan penandatanganan surat perjanjian, surat pernyataan, dan kesediaan melakukan laporan monitoring setiap semester. Acara juga dimeriahkan dengan pemberian hadiah dari program Bale Race University Bank BTN bagi mahasiswa berprestasi. (*)
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar