Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Lansia 90 Tahun Hilang Diduga Tenggelam di Sungai Batanghari Tebo, Tim SAR Lakukan Pencarian

Lansia 90 Tahun Hilang Diduga Tenggelam di Sungai Batanghari Tebo, Tim SAR Lakukan Pencarian

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 29 Des 2025
  • print Cetak

Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Jambi melalui Pos SAR Bungo melakukan operasi pencarian terhadap seorang lansia yang dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di aliran Sungai Batanghari, tepatnya di RT 13 Tanjung Sari, Kelurahan Sungai Bengkal, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo.

Korban diketahui bernama Zakaria (90), yang akrab disapa Datuk Jempet. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu pagi (28/12/2025). Informasi awal diterima dari Komandan Regu TRC BPBD Kabupaten Tebo, Eka Putra, yang melaporkan adanya warga lanjut usia hilang saat beraktivitas di sungai.

Kepala Kantor SAR Jambi, Adah Sudarsa, menjelaskan bahwa kejadian bermula sekitar pukul 06.00 WIB. Saat itu korban berpamitan kepada keluarga untuk mandi di Sungai Batanghari yang berada tepat di belakang rumahnya. Namun hingga siang hari, korban tidak kunjung kembali ke rumah.

“Merasa khawatir, istri korban bersama warga setempat melakukan pencarian di sekitar tepian sungai. Di lokasi tersebut hanya ditemukan handuk milik korban, sementara keberadaan korban tidak diketahui. Diduga kuat korban terpeleset atau terbawa arus sungai yang saat itu sedang diguyur hujan ringan,” ujar Adah Sudarsa.

Mendapat laporan tersebut, Pos SAR Bungo segera mengerahkan satu Search Rescue Unit (SRU) menuju lokasi kejadian yang berjarak sekitar 109 kilometer. Sebanyak tujuh personel diberangkatkan pada pukul 17.57 WIB dan diperkirakan tiba di lokasi pada malam hari untuk langsung berkoordinasi dengan unsur terkait.

“Kami telah memberangkatkan satu SRU dengan perlengkapan lengkap guna melakukan pencarian awal dan koordinasi di lapangan,” lanjutnya.

Operasi pencarian melibatkan unsur gabungan yang terdiri dari KPP Jambi, BPBD Kabupaten Tebo, Polsek Tebo Ilir, Babinsa, serta masyarakat setempat.

Untuk mendukung proses pencarian korban tenggelam di Sungai Batanghari, tim SAR dibekali sejumlah peralatan, antara lain perahu karet (rubber boat), kendaraan Rescue Dmax, peralatan komunikasi dan navigasi, serta satu unit drone untuk pemantauan dari udara.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih terus melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi ditemukannya barang bukti berupa handuk milik korban. Namun, proses pencarian terkendala oleh jarak pandang yang terbatas dan kondisi waktu yang telah memasuki malam hari. (*)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less