UNJA Kukuhkan 13 Guru Besar Baru, Rektor: Jadilah Role Model dan Terus Berinovasi
- account_circle Admin
- calendar_month Senin, 9 Feb 2026
- print Cetak

Foto: Enam Guru Besar Universitas Jambi (UNJA) yang dikukuhkan pada hari pertama, Senin (9/2/2026). (Dok/UNJA)
Universitas Jambi (UNJA) kembali memperkuat jajaran akademisinya dengan mengukuhkan 13 Guru Besar baru. Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat selama dua hari, mulai Senin (9/2/2026) hingga Selasa (10/2/2026), bertempat di Balairung Pinang Masak UNJA Mendalo.
Rapat Terbuka Senat ini dibuka secara resmi oleh Ketua Senat UNJA, Prof. Dr. Syamsurijal Tan, serta dihadiri langsung oleh Rektor UNJA, Prof. Helmi, jajaran Wakil Rektor, serta pejabat di lingkungan universitas.
Rincian Pengukuhan Guru Besar
Pengukuhan dibagi menjadi dua sesi guna menjaga kekhidmatan acara. Pada hari pertama, sebanyak 6 orang Guru Besar resmi dikukuhkan, disusul oleh 7 orang lainnya pada hari kedua.
Enam Guru Besar yang dikukuhkan pada hari pertama berasal dari tiga fakultas unggulan, yakni:
• Fakultas Hukum: 4 Guru Besar.
• Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB): 1 Guru Besar.
• Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP): 1 Guru Besar.
Berikut adalah daftar nama 6 Guru Besar baru yang dikukuhkan pada sesi pertama:
• Prof. Dr. Meri Yarni, S.H., M.Hum.
• Prof. Dr. H. Syamsir, S.H., M.H.
• Prof. Dr. Yetniwati, S.H., M.H.
• Prof. Dr. Sahuri L, S.H., M.Hum.
• Prof. Dr. Rike Setiawati, S.E., M.M.
• Prof. Dr. Mohamad Muspawi, S.Pd.I., M.Pd.I.
Pesan Rektor: Tanggung Jawab Akademik dan Moral
Rektor UNJA, Helmi, dalam sambutannya menekankan bahwa gelar Guru Besar bukan sekadar pencapaian karier, melainkan sebuah amanah besar untuk terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.
“Menjadi guru besar memikul tanggung jawab akademik yang besar. Anda harus mampu mengembangkan ilmu pengetahuan agar tetap adaptif terhadap perkembangan zaman dan melahirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” tegas Rektor Helmi.
Helmi juga menambahkan bahwa di luar bidang akademik, seorang Guru Besar harus menjadi Role Model atau teladan dalam kebaikan dan integritas.
Harapan untuk Kontribusi Masa Depan
Pihak universitas berharap dengan bertambahnya jumlah Guru Besar, semangat meneliti, menulis, dan mengabdi di UNJA akan semakin meningkat. Jabatan fungsional tertinggi ini diharapkan menjadi bahan bakar bagi para dosen untuk memberikan kemaslahatan yang lebih besar.
“Semoga pengembangan ilmu pengetahuan para guru besar bisa memberikan manfaat nyata. Jangan lupa, bahwa di balik prestasi besar ini, yang utama adalah ketaqwaan kita kepada Allah SWT,” pungkasnya. (*)
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar