Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Drama Penertiban PETI Bungo: Diadang Emak-emak, Evakuasi Alat Berat Tuntas Tengah Malam

Drama Penertiban PETI Bungo: Diadang Emak-emak, Evakuasi Alat Berat Tuntas Tengah Malam

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
  • print Cetak

Proses penertiban Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Dusun Sungai Telang, Kecamatan Bathin III Ulu, Kabupaten Bungo, berlangsung dramatis.

Upaya aparat Kepolisian Resor (Polres) Bungo untuk mengamankan alat berat jenis excavator sempat mendapatkan perlawanan sengit dari massa, Kamis (30/4).

Ketegangan memuncak saat puluhan warga, yang didominasi oleh kaum ibu (emak-emak), memadati lokasi dan menutup akses jalan untuk menghentikan proses evakuasi alat berat tersebut ke mobil trado.

Proses evakuasi yang dimulai sejak pukul 13.00 WIB sempat buntu total selama berjam-jam. Aparat harus berjibaku di tengah situasi yang nyaris memicu benturan fisik.

Ketegangan baru perlahan mereda setelah pihak kepolisian menurunkan tambahan kekuatan, termasuk kehadiran personel Polisi Wanita (Polwan).

Pendekatan persuasif dan dialog yang dilakukan Polwan di lapangan menjadi kunci pembuka blokade jalan. Alhasil, alat berat tersebut baru berhasil dievakuasi dan keluar dari lokasi menjelang tengah malam, sekitar pukul 23.00 WIB.

“Evakuasi alat berat berhasil dilaksanakan setelah dilakukan penambahan kekuatan personel, termasuk kehadiran Polwan untuk membantu pendekatan persuasif kepada masyarakat,” tulis pihak kepolisian dalam keterangannya.

Perang Melawan Tambang Ilegal

Kapolres Bungo, AKBP Zamri Elfino, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mundur dalam memberantas aktivitas PETI yang merusak lingkungan. Meskipun harus menghadapi situasi genting di lapangan, penegakan hukum akan terus dilakukan secara berkelanjutan.

“Penindakan terhadap aktivitas PETI akan terus kami lakukan. Langkah tegas ini bukan semata penegakan hukum, tetapi upaya menyelamatkan lingkungan dari kerusakan parah,” tegas AKBP Zamri Elfino.

Ia juga mengingatkan masyarakat bahwa selain melanggar hukum, tambang ilegal menyimpan ancaman serius bagi masa depan ekosistem di wilayah Bungo.

Saat ini, excavator yang berhasil diamankan telah dibawa ke Mapolda atau Polres terdekat untuk diproses sesuai hukum yang berlaku. (*)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less