Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Longsor Terjang Tanah Sepenggal Bungo, Tim SAR Evakuasi Satu Keluarga Tertimbun

Longsor Terjang Tanah Sepenggal Bungo, Tim SAR Evakuasi Satu Keluarga Tertimbun

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
  • print Cetak

Bencana tanah longsor melanda Kelurahan Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, pada Rabu (13/5) siang. Peristiwa memilukan yang dipicu hujan deras ini mengakibatkan satu keluarga tertimbun material tanah.

Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Jalan Tanah Tumbuh sejak pukul 12.20 WIB menyebabkan kontur tanah menjadi labil hingga terjadi longsor. Pos SAR Bungo yang menerima laporan dari Polres Bungo langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian.

Satu Keluarga Tertimbun, Satu Anak Meninggal Dunia

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari personel Basarnas, TNI, Polri, BPBD, hingga Damkar langsung melakukan pencarian intensif setibanya di titik longsor pada pukul 14.55 WIB. Setelah perjuangan keras, petugas berhasil mengevakuasi tiga orang korban yang merupakan satu keluarga.

Data yang dihimpun menyebutkan, Suryani (40) ditemukan dalam kondisi selamat. Namun, malang bagi anaknya, Arya (11), yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sementara itu, seorang bocah lainnya bernama Revita (4) dievakuasi dalam kondisi kritis dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit.

“Korban meninggal dunia telah diserahkan kepada pihak keluarga, sementara korban selamat dan kritis telah mendapatkan penanganan medis,” tulis laporan resmi tersebut.

Drone Thermal Dikerahkan untuk Pantau Lokasi

Dalam operasi darurat ini, Tim SAR tidak hanya mengandalkan peralatan manual. Teknologi Drone Thermal dikerahkan untuk memantau pergerakan tanah di area Kelurahan Empelu guna memastikan tidak ada korban lain yang tertinggal serta mengantisipasi longsor susulan.

Selain drone, berbagai alut seperti Rescue Truck dan peralatan Jungle SAR lengkap juga disiagakan di lapangan. Total terdapat lebih dari 40 personel gabungan yang bahu-membahu dalam proses evakuasi ini.

Mengingat kondisi cuaca yang masih berawan dan potensi hujan susulan, masyarakat diimbau untuk tetap waspada. Tim SAR Gabungan mengingatkan warga yang bermukim di daerah lereng atau tanah tidak stabil untuk segera mengungsi jika curah hujan kembali meningkat. (*)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less