Breaking News
light_mode
Beranda » Ragam » Bank Jambi Didorong Perluas Akses Keuangan dan Tumbuh Bersama Masyarakat

Bank Jambi Didorong Perluas Akses Keuangan dan Tumbuh Bersama Masyarakat

  • account_circle Admin
  • calendar_month 10 jam yang lalu
  • print Cetak

Pengamat perbankan Laila Farhat, S.E., M.M., menilai Bank Jambi memiliki peran strategis dalam memperluas akses keuangan masyarakat di Provinsi Jambi.

Sebagai bank pembangunan daerah, pertumbuhan Bank Jambi dinilai idealnya tidak hanya tercermin dari peningkatan kinerja bisnis, tetapi juga dari semakin luasnya manfaat layanan perbankan yang dirasakan masyarakat.

Berbicara di Jambi, Kamis (11/9/2026), Laila mengatakan keberadaan bank daerah harus mampu menjawab kebutuhan ekonomi masyarakat secara nyata, terutama dalam membuka akses terhadap pembiayaan, layanan transaksi, tabungan hingga layanan perbankan digital.

“Bank Jambi harus tumbuh bersama masyarakat. Artinya, pertumbuhan bisnis bank harus berjalan seiring dengan semakin luasnya akses masyarakat terhadap layanan keuangan yang aman, mudah dan produktif,” ujar Laila.

Bank Jambi Dinilai Punya Peran dalam Inklusi Keuangan

Menurut Laila, inklusi keuangan menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat perekonomian daerah.

Masyarakat yang memiliki akses terhadap layanan keuangan dinilai memiliki peluang lebih besar untuk mengembangkan usaha, mengelola keuangan secara lebih baik, serta memperoleh pembiayaan untuk kegiatan produktif.

Karena itu, Laila mendorong Bank Jambi terus memperkuat penetrasi layanan kepada kelompok masyarakat yang selama ini belum optimal mendapatkan akses perbankan.

Kelompok tersebut antara lain pelaku UMKM, petani, nelayan, pekerja sektor informal serta masyarakat yang berada jauh dari pusat ekonomi.

“Jangan sampai masyarakat hanya menjadi objek pasar perbankan. Mereka harus ditempatkan sebagai mitra ekonomi. Ketika UMKM mendapatkan akses pembiayaan dan pendampingan yang tepat, maka dampaknya bukan hanya kepada nasabah, tetapi juga terhadap penciptaan lapangan kerja dan perputaran ekonomi daerah,” katanya.

Laila menilai tantangan inklusi keuangan saat ini bukan hanya bagaimana masyarakat dapat memiliki rekening atau mengakses layanan perbankan.

Lebih dari itu, masyarakat perlu didorong agar dapat menggunakan layanan keuangan secara produktif. Karena itu, perluasan akses perbankan harus dibarengi dengan peningkatan literasi keuangan.

Edukasi mengenai pengelolaan keuangan, pemanfaatan kredit secara sehat, keamanan transaksi digital serta perlindungan konsumen dinilai penting untuk membangun ekosistem perbankan yang sehat.

Digitalisasi Jadi Peluang Perluas Layanan

Di sisi lain, transformasi digital dinilai menjadi peluang bagi Bank Jambi untuk memperluas jangkauan pelayanan.

Digitalisasi memungkinkan masyarakat melakukan transaksi dengan lebih cepat dan efisien. Di saat yang sama, perkembangan layanan digital dapat membantu bank menjangkau masyarakat yang secara geografis sulit mendapatkan layanan perbankan konvensional.

Namun, Laila mengingatkan percepatan digitalisasi harus diikuti dengan penguatan keamanan sistem dan perlindungan nasabah.

“Semakin digital layanan perbankan, semakin tinggi pula tuntutan terhadap keamanan. Kemudahan harus berjalan bersama perlindungan nasabah. Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bank yang harus dijaga,” tegasnya.

Sinergi Bank Jambi dan Pemda Perlu Diperkuat

Laila juga menilai sinergi antara Bank Jambi dan pemerintah daerah perlu terus diperkuat.

Kolaborasi tersebut dapat diarahkan pada pengembangan UMKM, pembiayaan sektor produktif, peningkatan literasi keuangan hingga penguatan ekosistem ekonomi lokal.

Menurutnya, Bank Jambi memiliki keunggulan karena memahami karakteristik ekonomi masyarakat Jambi. Pemahaman tersebut dapat menjadi modal untuk merancang produk dan layanan yang lebih sesuai dengan kebutuhan daerah.

“Bank pembangunan daerah memiliki karakteristik yang berbeda dengan bank umum lainnya. Bank Jambi memiliki tanggung jawab untuk menjaga kesehatan bisnis sekaligus memberikan kontribusi terhadap pembangunan ekonomi daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan Bank Jambi sebagai bank pembangunan daerah pada akhirnya tidak hanya diukur melalui aset, laba atau pertumbuhan kredit.

Indikator yang tidak kalah penting adalah sejauh mana masyarakat merasakan kehadiran Bank Jambi dalam aktivitas ekonomi mereka.

“Bank Jambi jangan hanya tumbuh secara angka, tetapi harus tumbuh bersama masyarakat. Semakin banyak masyarakat yang memperoleh akses keuangan dan semakin produktif pemanfaatannya, maka semakin kuat pula kontribusi Bank Jambi terhadap perekonomian Provinsi Jambi,” pungkasnya. (*)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less