Ada Ponakan Prabowo, Ini 3 Calon Deputi Gubernur BI Pilihan Presiden
- account_circle Admin
- calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
- print Cetak

Foto: Thomas Djiwandono calon Deputi Gubernur Bank Indonesia. (Dok/Ist)
Kursi kepemimpinan di Bank Indonesia (BI) segera mengalami regenerasi. Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, mengungkapkan bahwa Surat Presiden (Surpres) terkait calon Deputi Gubernur Bank Indonesia telah diterima oleh parlemen.
Dalam daftar tersebut, terdapat tiga nama besar yang akan bersaing menduduki jabatan strategis di bank sentral Indonesia. Salah satu sosok yang paling mencuri perhatian adalah Thomas Djiwandono, yang merupakan keponakan dari Presiden Prabowo Subianto.
Daftar 3 Calon Deputi Gubernur BI yang Diusulkan
Berdasarkan keterangan resmi dari Komisi XI DPR, berikut adalah tiga nama kandidat yang diusulkan oleh pemerintah:
• Thomas Djiwandono (Saat ini menjabat Wakil Menteri Keuangan).
• Dicky Kartikoyono.
• Solihin M. Juhro.
Ketiga kandidat ini dinilai memiliki latar belakang yang kuat di sektor keuangan dan moneter. Misbakhun mengonfirmasi bahwa Surpres tersebut telah dibahas dalam rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPR pada Senin (19/1/2026).
Jadwal Fit and Proper Test Calon Deputi Gubernur BI
Sebagai tindak lanjut dari Surpres tersebut, DPR akan segera melakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).
“Benar, nama-nama yang diusulkan adalah Pak Thomas Djiwandono, Dicky Kartikoyono, dan Solihin M. Juhro. Pada Selasa (20/1), Komisi XI akan menggelar rapat internal untuk menentukan jadwal persis pelaksanaan fit and proper test tersebut,” kata Misbakhun di Kompleks Parlemen, Senayan.
Kapasitas Thomas Djiwandono di Mata DPR
Masuknya nama Thomas Djiwandono dalam bursa pimpinan BI menuai respons positif dari kalangan legislatif. Misbakhun menilai pengalaman Thomas sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) menjadi modal penting untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.
“Secara kapasitas dan pendidikan, beliau sangat mumpuni. Pengalamannya di birokrasi dan pemahamannya terhadap isu ekonomi makro tidak perlu diragukan lagi,” tegas Misbakhun.
Ia juga menambahkan bahwa sosok Thomas dikenal rendah hati (humble) namun memiliki kompetensi yang sangat memadai untuk posisi Deputi Gubernur BI.
Menjaga Stabilitas Moneter Indonesia
Proses pemilihan ini menjadi sorotan utama pelaku pasar dan publik. Mengingat peran Deputi Gubernur BI yang sangat vital dalam menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah dan sistem keuangan nasional, publik menantikan visi dan misi yang akan dipaparkan para kandidat di hadapan anggota dewan.
Setelah jadwal ditetapkan, ketiga calon akan diuji secara mendalam sebelum akhirnya DPR memutuskan siapa sosok yang paling layak mengemban amanah di Bank Indonesia. (*)
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar