Breaking News
light_mode
Beranda » Ragam » Karya Warga Binaan Jambi Curi Perhatian Delegasi 44 Negara di World Congress 2026

Karya Warga Binaan Jambi Curi Perhatian Delegasi 44 Negara di World Congress 2026

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
  • print Cetak

Karya warga binaan asal Jambi sukses mencuri perhatian delegasi internasional dalam ajang World Congress of Probation and Parole ke-7 Tahun 2026 yang digelar di Bali, Selasa (15/4).

Ajang bergengsi yang dihadiri oleh perwakilan dari 44 negara tersebut menjadi panggung strategis bagi Kanwil Ditjenpas Jambi untuk menampilkan hasil pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan).

Berbagai produk unggulan yang dipamerkan menunjukkan kualitas, kreativitas, serta nilai jual tinggi. Produk-produk tersebut mencerminkan keberhasilan program pembinaan kemandirian yang selama ini dijalankan bagi warga binaan.

Antusiasme para delegasi internasional terlihat jelas. Mereka tidak hanya mengamati hasil karya, tetapi juga tertarik pada proses produksi hingga peluang pengembangan produk ke pasar global.

Kakanwil Ditjenpas Jambi, Irwan Rahmat Gumilar, menyebut partisipasi ini sebagai bukti nyata keberhasilan pembinaan.

“Keikutsertaan dalam ajang internasional ini menjadi bukti bahwa warga binaan mampu menghasilkan karya berkualitas dan berdaya saing. Ini juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan program pembinaan agar lebih optimal dan berdampak,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, gerai pameran Kanwil Ditjenpas Jambi juga dikunjungi oleh seorang Pembimbing Kemasyarakatan (Probation Officer) asal Jerman. Ia mengaku terkesan dengan kualitas produk yang ditampilkan.

“Ini adalah kunjungan pertama saya ke Bali. Saya bertemu dengan banyak rekan dari berbagai negara, dan saya sangat terkesan dengan produk-produk dari Jambi. Semuanya sangat cantik,” ungkap Linda.

Partisipasi ini tidak hanya menjadi ajang promosi hasil karya warga binaan, tetapi juga memperlihatkan bahwa sistem pembinaan di Lapas dan Rutan mampu menghasilkan produk yang kompetitif di tingkat internasional.

Keberhasilan tersebut sekaligus memperkuat komitmen dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang produktif, humanis, dan berorientasi pada reintegrasi sosial. (*)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less