Shalsabila Andriany Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Batanghari, Jenazah Dievakuasi ke RS
- account_circle Admin
- calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
- print Cetak

Foto: Tim SAR Gabungan dibantu warga mengevakuasi jenazah Shalsabila Andriany (25) yang ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Batanghari. ( Dok/Basarnas)
Pencarian maraton terhadap Shalsabila Andriany (25) berakhir duka. Korban yang dilaporkan terjun dari Jembatan Aur Duri I pada Jumat lalu, akhirnya ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu (18/1/2026) sekira pukul 10.00 WIB.
Setelah berhasil diangkat dari aliran Sungai Batanghari di kawasan Talang Duku, sekitar 20 Kilometer dari tempat kejadian. Jenazah korban langsung dievakuasi menuju Rumah Sakit untuk menjalani prosedur medis sebelum akhirnya dipulangkan ke rumah duka.
Kronologi Lengkap Kejadian
Peristiwa memilukan ini bermula pada Jumat siang (16/1/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Berikut adalah urutan kejadian berdasarkan data yang dihimpun di lapangan:
• Jumat, Pukul 12.00 WIB: Saksi mata melihat Shalsabila berjalan kaki sendirian di sepanjang trotoar Jembatan Aur Duri I, Kelurahan Teluk Kenali. Tak lama kemudian, korban dilaporkan nekat melompat ke arah Sungai Batanghari.
• Jumat, Pukul 12.15 WIB: Warga yang berada di lokasi kejadian menemukan sepasang sandal milik korban yang tertinggal di atas jembatan. Penemuan ini memperkuat dugaan korban terjun ke sungai.
• Jumat, Pukul 12.40 WIB: Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Jambi menerima laporan resmi dari warga bernama Ahmad Zullifli. Tim Rescuer segera diberangkatkan ke lokasi kejadian perkara (LKP).
• Sabtu, 17 Januari 2026: Pencarian memasuki hari kedua. Tim SAR memperluas radius penyisiran hingga 5 kilometer ke arah hilir. Kendala arus deras dan debit air yang meningkat mulai menyulitkan proses penyelaman.
• Minggu, Pukul 07.00 WIB: Memasuki hari ketiga, Tim SAR Gabungan membagi tiga unit (SRU) yang menyisir sisi kanan, kiri, serta pantauan udara menggunakan drone.
• Minggu, Pukul 10.00 WIB: Jasad korban akhirnya ditemukan mengapung di permukaan sungai oleh tim gabungan bersama warga yang turut membantu pencarian.
Proses Evakuasi dan Identifikasi
Sesaat setelah ditemukan, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polairud Polda Jambi, Damkar, dan Polsek Telanai langsung melakukan evakuasi menggunakan perahu karet.
“Korban sudah ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB dalam keadaan meninggal dunia. Saat ini jenazah dibawa ke Rumah Sakit terlebih dahulu, setelah itu baru akan diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka,” ungkap Humas Basarnas Jambi, Lutfi.
Lutfi, sebelumnya menyebutkan bahwa pencarian di hari terakhir ini memang cukup berat karena faktor cuaca yang sempat hujan deras dan berkabut, namun berkat sinergi semua pihak, korban berhasil ditemukan. Dengan ditemukannya Shalsabila Andriany, operasi SAR di Sungai Batanghari secara resmi dinyatakan ditutup. (*)
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar