Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintah » Komitmen Panja DPR RI di Bumi Melayu: Jadikan KCBN Muarajambi Teladan Pelestarian Nasional

Komitmen Panja DPR RI di Bumi Melayu: Jadikan KCBN Muarajambi Teladan Pelestarian Nasional

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
  • print Cetak

Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Muarajambi menjadi pusat perhatian dalam kunjungan kerja Panitia Kerja (Panja) Pelestarian Cagar Budaya Komisi X DPR RI, Rabu (11/2/2026).

Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung praktik baik pengelolaan dan pelestarian salah satu situs sejarah terbesar di Asia Tenggara tersebut.

Rombongan yang dipimpin oleh Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, disambut hangat oleh Kepala BPK Wilayah V, Agus Widiatmoko, bersama Sekretaris Ditjen Kebudayaan, Judi Wahjudin, serta jajaran Forkopimda Provinsi Jambi di Bandara Sultan Thaha sebelum bertolak ke lokasi candi.

Muarajambi Sebagai Teladan Nasional

Dalam diskusi yang berlangsung di pelataran Candi Kedaton, Hetifah Sjaifudian memberikan apresiasi tinggi terhadap pola pengelolaan KCBN Muarajambi. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, tokoh adat, hingga masyarakat sipil di Jambi berjalan sangat harmonis.

“Percandian Muarajambi adalah praktik baik yang patut menjadi teladan bagi daerah lain di Indonesia. Komitmen pemerintah pusat melalui BPK Wilayah V dan partisipasi masyarakat di sini sungguh luar biasa,” ujar Hetifah Sjaifudian.

Ia juga menegaskan dukungannya melalui fungsi budgeting DPR RI. Hetifah mendorong agar setidaknya 35 persen dari hasil investasi Dana Abadi Kebudayaan dialokasikan khusus untuk pelestarian cagar budaya di seluruh Indonesia.

Tantangan Tim Ahli di Daerah

Di sisi lain, Kepala BPK Wilayah V, Agus Widiatmoko, menyoroti tantangan teknis dalam penetapan status cagar budaya di Jambi.

Menurutnya, Jambi memiliki banyak Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB), namun proses penetapannya terkendala minimnya Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) di tingkat daerah.

“Momentum kunjungan Panja ini sangat penting untuk memperkuat sinergi pusat dan daerah. Kami di BPK Wilayah V terus mendorong terbentuknya TACB di setiap kabupaten/kota melalui program diklat bekerja sama dengan Pusdiklat,” jelas Agus Widiatmoko.

Momentum Pelestarian Kebudayaan

Kunjungan ini diharapkan menjadi titik balik bagi penguatan regulasi dan pendanaan cagar budaya di Jambi.

Dengan dukungan legislatif pusat, pelestarian KCBN Muarajambi diharapkan tidak hanya memberikan dampak bagi Jambi, tetapi juga bagi identitas budaya di level Asia Tenggara.

Hingga akhir kunjungan, rombongan Panja Komisi X DPR RI tampak antusias mengamati progres pemugaran dan pengembangan kawasan yang kini semakin tertata sebagai pusat edukasi dan wisata sejarah dunia. (*)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less