Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Petugas Lapas Kelas IIA Jambi Geledah Blok Hunian
- account_circle Admin
- calendar_month Senin, 9 Mar 2026
- print Cetak

Foto: Petugas Lapas Kelas IIA Jambi saat memeriksa saksama barang milik warga binaan dalam penggeledahan blok hunian. (Dok/Ist)
Guna meminimalisir potensi gangguan keamanan dan ketertiban (Kamtib), petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jambi menggelar penggeledahan mendadak di blok hunian warga binaan, Senin (9/3) siang.
Aksi ini merupakan bagian dari langkah deteksi dini terhadap peredaran barang-barang terlarang di dalam Lapas.
Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WIB ini melibatkan 18 personel gabungan dari jajaran Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), seksi Kamtib, serta regu jaga. Operasi dipimpin langsung oleh Kepala KPLP, Riko Hamdan, dan Kasubsi Adm Kamtib, Amron.
Pemeriksaan Ketat Badan dan Kamar
Sebelum penggeledahan dimulai, para warga binaan diberikan pengarahan agar kooperatif selama proses pemeriksaan.
Petugas kemudian mengeluarkan penghuni satu per satu untuk menjalani pemeriksaan badan secara teliti, diikuti dengan penyisiran menyeluruh ke seluruh sudut kamar hunian dan barang milik warga binaan.
Kepala Lapas Kelas IIA Jambi, Syahroni Ali, menyatakan bahwa razia ini bertujuan memastikan tidak ada barang berbahaya seperti handphone, senjata tajam (sajam), maupun narkoba yang disembunyikan.
“Penggeledahan ini merupakan langkah deteksi dini untuk mencegah gangguan keamanan. Kami ingin memastikan lingkungan hunian tetap aman, tertib, dan kondusif bagi semua pihak,” tegas Syahroni Ali.
Penyitaan Barang Terlarang
Dari hasil penyisiran selama satu jam tersebut, petugas menemukan sejumlah barang yang dilarang berada di dalam blok hunian. Barang-barang tersebut meliputi:
• Sendok dan mug stainless (berpotensi dijadikan sajam rakitan).
• Korek api gas, alat potong kuku, dan pinset.
• Botol kaca kecil, bola karet, serta alat cukur kumis.
Seluruh temuan tersebut didata dan langsung diamankan untuk dimusnahkan sesuai prosedur yang berlaku. Syahroni menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga integritas Lapas dengan terus melakukan razia secara berkala.
“Kami tidak akan kendor dalam melakukan pengawasan. Warga binaan juga terus diingatkan untuk mematuhi aturan demi terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari peredaran barang terlarang, praktik pungli, maupun narkoba,” pungkasnya. (*)
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar