Sejuknya Silaturahmi Kapolda Jambi di Ponpes Darul Arifin: Beri Pesan Penting ke Ribuan Santri dan Pengasuh
- account_circle Admin
- calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
- print Cetak

Kapolda mengajak lembaga pendidikan agama untuk menerapkan disiplin humanis guna mencetak generasi emas yang berkarakter dan melek teknologi. (Foto: Istimewa)
Kapolda Jambi, Irjen Pol Krisno H. Siregar, melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Arifin di Pijoan, Kecamatan Jaluko, Selasa (12/5).
Dalam kunjungannya, jenderal bintang dua ini membawa pesan khusus mengenai pola pendidikan karakter bagi generasi muda.
Kedatangan rombongan pejabat utama Polda Jambi disambut hangat oleh Ketua MUI Provinsi Jambi, Dr. K.H. Umar Yusuf, dan Pimpinan Ponpes Darul Arifin, Dr. K.H. Zainul Arifin, bersama ribuan santri.
Disiplin Tanpa Kekerasan
Dalam arahannya, Irjen Pol Krisno menekankan bahwa pembentukan karakter santri harus mengedepankan kedisiplinan, namun tetap dengan pendekatan yang humanis. Ia mengingatkan para pengajar agar menjauhkan dunia pendidikan dari tindakan fisik.
“Kami berharap para pengasuh dan guru dapat mendidik anak-anak dengan disiplin, namun bukan dengan cara kekerasan. Disiplin adalah bagian penting dalam membentuk karakter, karena tanpa itu seseorang tidak akan menjadi lebih baik,” tegas Irjen Pol Krisno H. Siregar.
Santri Harus Melek Teknologi
Selain masalah karakter, Kapolda juga menyoroti pentingnya adaptasi terhadap perkembangan zaman. Ia mengapresiasi Ponpes Darul Arifin yang telah membekali 1.500 santrinya dengan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) selain pendidikan agama.
“Kita tidak anti terhadap teknologi. Teknologi harus digunakan untuk hal-hal yang benar dan baik. Kami senang para santri dididik dengan nilai agama sehingga diharapkan tumbuh menjadi masyarakat yang produktif dan membawa pengaruh positif,” lanjutnya.
Sinergi Polri dan Ulama
Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Erlan Munaji, menambahkan bahwa kunjungan ini merupakan komitmen nyata Polri dalam menggandeng tokoh agama. Menurutnya, Polri tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga situasi kamtibmas di Jambi.
“Dibutuhkan kolaborasi bersama ulama dan lembaga pendidikan agar tercipta situasi yang kondusif. Silaturahmi ini diharapkan mempererat hubungan emosional antara kepolisian dengan pondok pesantren,” pungkas Erlan.
Kegiatan ditutup dengan pemberian tali asih dan doa bersama untuk keberkahan dunia pendidikan di Provinsi Jambi. (*)
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar