Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » Buka Rakor SPMB 2026, Plt Kadisdik Jambi M Umar Targetkan Tekan Angka Anak Tidak Sekolah

Buka Rakor SPMB 2026, Plt Kadisdik Jambi M Umar Targetkan Tekan Angka Anak Tidak Sekolah

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
  • print Cetak

Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jambi bergerak cepat mematangkan persiapan Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMAN dan SMKN Tahun Ajaran 2026/2027. Guna menjamin proses penerimaan yang akuntabel, Disdik Jambi resmi menggandeng berbagai instansi pengawas dan penjamin mutu pendidikan.

Langkah strategis tersebut diawali dengan digelarnya Rapat Koordinasi (Rakor) dan Sosialisasi SPMB yang dibuka langsung oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, M Umar. Agenda krusial ini turut dihadiri oleh Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Jambi, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP), para pejabat administrator Disdik, serta jajaran Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) se-Provinsi Jambi.

Dalam arahannya, Plt Kadisdik Provinsi Jambi, M Umar menegaskan bahwa proses SPMB saat ini tidak lagi menjadi domain khusus atau monopoli Dinas Pendidikan semata. Pelaksanaan seleksi kini telah bergeser menjadi kerja sama lintas instansi.

“Langkah menggandeng lintas instansi ini dilakukan untuk memastikan bahwa pelaksanaan SPMB di Provinsi Jambi dapat berjalan secara transparan dan berkeadilan. Karena menjadi atensi khusus, keterlibatan berbagai pihak eksternal akan membuat penanganan setiap permasalahan di lapangan dapat dilaksanakan dengan cepat dan tepat,” ujar M Umar.

Target Tekan Angka Anak Tidak Sekolah

Selain berfokus pada sistem seleksi yang bersih, M Umar memaparkan bahwa target utama Disdik Provinsi Jambi pada SPMB tahun pelajaran 2026/2027 ini adalah melakukan optimalisasi daya tampung sekolah guna menekan angka anak tidak sekolah (ATS) di seluruh wilayah Jambi.

Terkait hal tersebut, Umar memberikan instruksi mendalam dan mengimbau kepada seluruh jajaran pengurus MKKS se-Provinsi Jambi untuk segera melakukan pemetaan riil di lapangan.

“Kami mengimbau kepada MKKS agar segera mengecek secara detail berapa angka anak tidak sekolah di wilayah masing-masing. Dengan mengusung tagline ‘SPMB Berintegritas, Pendidikan Berkualitas’, kami berharap pelaksanaan tahun ini benar-benar berjalan transparan tanpa ada yang dicurangi,” tegas Umar.

Ombudsman Buka Posko Pengaduan SPMB

Di tempat yang sama, Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Jambi menyambut baik langkah keterbukaan yang diinisiasi oleh Disdik. Kepala Keasistenan Pencegahan Maladministrasi Ombudsman Jambi, Abdul Rokhim, menyatakan kesiapannya untuk mengawal jalannya proses transisi penerimaan siswa baru ini.

Sebagai wujud nyata fungsi pengawasan publik, Abdul Rokhim mengumumkan bahwa pihaknya akan segera mendirikan posko khusus penanganan SPMB.

“Kami akan membuka posko pengaduan terkait dengan pelaksanaan SPMB di tahun ini. Tujuannya jelas, agar mendengar jika ada keluhan masyarakat secara langsung dan penyelesaiannya dapat dilakukan sesegera mungkin,” kata Abdul Rokhim.

Lebih lanjut, Rokhim menambahkan bahwa Ombudsman Jambi akan terus meningkatkan intensitas pengawasan melekat serta memperkuat koordinasi dengan Disdik Provinsi Jambi. Sinergi ini diharapkan mampu meminimalisir potensi komplain, benturan aturan, maupun persoalan-persoalan klasik yang kerap muncul di setiap musim penerimaan siswa baru. (*)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less