Sambut Hari Karantina Indonesia ke-149, Balai Karantina Jambi Gelar Baksos dan Layanan Kesehatan Gratis
- account_circle Admin
- calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
- print Cetak

Kepala Balai Karantina Jambi Sudiwan Situmorang berharap momentum ini dapat memperkuat komitmen Barantin dalam melindungi kelestarian sumber daya alam hayati Indonesia. (Foto: Dok. Balai Karantina Jambi)
Menyambut peringatan Hari Karantina Indonesia ke-149, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Jambi (Balai Karantina Jambi) menggelar aksi bakti sosial serta layanan kesehatan gratis bagi masyarakat sekitar. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai wujud nyata kehadiran lembaga karantina yang tidak hanya bertugas menjaga batas negara, tetapi juga memberikan dampak serta manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Masyarakat menyambut agenda ini dengan antusiasme yang sangat tinggi. Lebih dari 200 orang hadir untuk memanfaatkan rangkaian layanan terintegrasi yang disediakan, meliputi pemeriksaan kesehatan umum, skrining kesehatan jiwa, deteksi dini kanker, hingga pemeriksaan kadar karbon monoksida (CO) dalam tubuh.
Khusus pemeriksaan kadar CO, layanan ini dinilai sangat relevan dengan kondisi daerah Jambi yang kerap terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sekaligus menjadi sarana edukasi bagi warga agar lebih peduli terhadap kesehatan pernapasan dan kelestarian lingkungan.
Vaksinasi Rabies dan Donor Darah
Selain fokus pada kesehatan manusia, kegiatan ini juga memberikan perhatian pada kesehatan hewan dan aksi kemanusiaan. Sebanyak 70 ekor Hewan Penular Rabies (HPR) milik peserta telah mendapatkan vaksinasi rabies secara gratis. Program pemberian vaksinasi ini dipastikan masih akan terus berlanjut hingga Kamis mendatang.
Sementara itu, aksi donor darah yang dilaksanakan pada acara tersebut berhasil mengumpulkan sebanyak 70 kantong darah untuk membantu menjaga ketersediaan stok darah di wilayah Jambi.
Kepala Balai Karantina Jambi, Sudiwan Situmorang, menyampaikan bahwa peringatan Hari Karantina ke-149 menjadi momentum penting untuk memperluas makna kehadiran Karantina di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa momentum ini bukan sekadar perjalanan tugas perkarantinaan semata, melainkan tentang bagaimana peran lembaga dapat dirasakan langsung melalui kegiatan berbagi, mengedukasi, serta mengajak publik untuk memelihara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan secara menyeluruh.
Terapkan Pendekatan One Health
Pendekatan One Health yang mengintegrasikan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan menjadi landasan utama Balai Karantina Jambi dalam membangun kolaborasi lintas sektor.
Sudiwan menambahkan bahwa ketiga elemen tersebut merupakan satu kesatuan yang tak terpisahkan, sehingga upaya pencegahan penyakit, termasuk edukasi pencegahan penyakit zoonosis yang dapat menular dari hewan ke manusia, harus dilakukan secara bersama-sama dengan kolaborasi sebagai kunci utamanya.
Keberhasilan rangkaian acara tersebut terwujud berkat sinergi erat antara Balai Karantina Jambi dengan berbagai pihak, di antaranya PT Angkasa Pura II Bandara Sultan Thaha, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jambi, Puskesmas Talang Bakung, Yayasan Pencegahan Kanker Nusantara (YPKN) Provinsi Jambi, serta jajaran pemangku kepentingan di lingkungan bandara.
“Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh mitra serta masyarakat yang berpartisipasi, seraya berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat berkelanjutan dan memperkuat komitmen Barantin dalam melindungi kelestarian sumber daya alam hayati Indonesia,” pungkas Sudiwan. (*)
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar