Lawan Stunting dan Inflasi, Dua Daerah di Jambi Jadi yang Paling Sukses se-Sumatera
- account_circle Admin
- calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
- print Cetak

Dalam ajang ini, Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Tebo resmi dinobatkan sebagai yang terbaik se-Sumatera untuk kategori penanganan stunting dan pengendalian inflasi. (Foto: Dok. Diskominfo Jambi)
Gubernur Jambi Al Haris, mengungkapkan rasa bangganya atas prestasi gemilang yang ditorehkan dua daerah di Provinsi Jambi.
Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Tebo berhasil meraih peringkat pertama dalam ajang Malam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 se-Sumatera di Palembang, Sabtu (25/4) malam.
Acara yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Wyndham Opi Hotel ini dihadiri langsung oleh Mendagri Tito Karnavian, Wamendagri Bima Arya Sugiarto, serta para kepala daerah dari seluruh penjuru Sumatera.
Sungai Penuh dan Tebo Peringkat Satu
Dalam ajang tersebut, Kota Sungai Penuh dinobatkan sebagai peringkat pertama se-Sumatera untuk kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting. Penghargaan bergengsi ini diterima langsung oleh Wali Kota Sungai Penuh, Alfin.
Prestasi serupa juga dicatatkan oleh Kabupaten Tebo yang berhasil meraih peringkat pertama untuk kategori Pengendalian Inflasi. Penghargaan tersebut diterima oleh Bupati Tebo, Agus Rubiyanto. Capaian ini menempatkan Tebo sebagai daerah paling sukses dalam menjaga stabilitas harga di tingkat regional Sumatera.
“Tentu ini kebanggaan besar bagi Provinsi Jambi. Dua daerah kita mampu membuktikan kinerja terbaiknya di level regional Sumatera, khususnya pada isu prioritas nasional seperti stunting dan inflasi,” ujar Gubernur Al Haris.
Mendagri Siapkan Insentif
Fiskal Rp 1 Triliun
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan bahwa apresiasi ini bukan sekadar seremonial.
Kemendagri telah mendedikasikan anggaran sebesar Rp 1 triliun dari DIPA Kemendagri sebagai insentif fiskal bagi pemerintah daerah yang berprestasi.
“Dari awal saya sampaikan, begitu mendapatkan DIPA Rp 7,8 triliun, sebesar Rp 1 triliun kita dedikasikan untuk daerah dalam bentuk insentif fiskal. Ini akan diberikan kepada 500 pemda berprestasi untuk meningkatkan kepatuhan dan kinerja dalam menjalankan program prioritas Presiden Prabowo Subianto,” tegas Tito Karnavian.
Tito menjelaskan bahwa penghargaan diberikan berdasarkan capaian kinerja terbaik di berbagai sektor, mulai dari pertumbuhan ekonomi, pengendalian inflasi, penurunan kemiskinan, pengangguran, hingga inovasi pembiayaan atau creative financing.
Apresiasi Empat Kategori Utama
Penganugerahan ini mencakup empat kategori strategis. Pertama adalah pengendalian inflasi untuk menjaga stabilitas harga.
Kedua, penurunan tingkat pengangguran sebagai langkah memperkuat lapangan kerja lokal.
Ketiga, kategori penurunan kemiskinan dan prevalensi stunting demi kualitas hidup masyarakat.
Terakhir, kategori creative financing yang mendorong inovasi pembiayaan pembangunan di tengah keterbatasan fiskal daerah.
Gubernur Al Haris berharap prestasi Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Tebo ini menjadi pemacu semangat bagi daerah lain di Jambi untuk terus mengukir prestasi serupa di tingkat nasional. (*)
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar