Gubernur Al Haris Perkuat Penanganan Karhutla di Jambi, ASN Ikut Dikerahkan ke Lapangan
- account_circle Admin
- calendar_month 7 jam yang lalu
- print Cetak

Foto: Pemprov Jambi menyiapkan Satgas ASN untuk membantu penanganan Karhutla di sejumlah wilayah Jambi. (Diskominfo)
Gubernur Jambi Al Haris menyiapkan langkah untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di sejumlah wilayah Provinsi Jambi.
Salah satu langkah yang disiapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi yakni melibatkan aparatur sipil negara (ASN) untuk membantu Satgas Karhutla dalam melakukan penanganan di lapangan.
Gubernur Al Haris melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jambi Ariansyah mengatakan, pembentukan Satgas ASN dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap personel yang saat ini berjibaku menangani karhutla.
“Pak Gubernur membuat Satgas ASN untuk membantu Satgas Karhutla di lapangan sebagai upaya memadamkan api,” ujar Ariansyah, Kamis (8/10/2026).
Nantinya, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi akan menerbitkan surat keputusan (SK) bagi anggota Korpri yang masuk dalam kelompok usia 25 hingga 40 tahun untuk terlibat dalam penanganan karhutla.
“Setelah menerima SK, nanti mereka tidak masuk kantor, tetapi membantu para Satgas Karhutla di lapangan,” jelasnya.
Langkah tersebut dilakukan untuk menambah kekuatan personel di lapangan, terutama dalam menghadapi kebakaran yang masih terjadi di sejumlah kawasan di Provinsi Jambi.
Selain memperkuat penanganan karhutla, Pemprov Jambi juga menyiapkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak kondisi udara akibat asap kebakaran.
Pemprov Jambi membuka posko kesehatan di halaman Gedung Bank Jambi serta cabang Bank Jambi di kawasan Pasar Jambi. Posko tersebut akan menyediakan layanan kesehatan, termasuk pembagian masker dan bantuan oksigen bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Pemprov Jambi membuka posko kesehatan untuk masyarakat di halaman Gedung Bank Jambi dan cabang Bank Jambi di Pasar Jambi. Nanti akan ada bantuan kesehatan berupa masker dan oksigen untuk masyarakat,” kata Ariansyah.
Penyediaan posko kesehatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memberikan pelayanan kepada masyarakat yang berpotensi mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap karhutla, termasuk infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Kondisi kualitas udara juga menjadi perhatian pemerintah. Berdasarkan informasi yang dihimpun, indeks kualitas udara di Provinsi Jambi tercatat mencapai 392.
Dengan kondisi tersebut, pemerintah mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama bagi kelompok yang rentan terhadap paparan asap.
Langkah pengerahan ASN dan pembukaan posko kesehatan menjadi bagian dari upaya Pemprov Jambi memperkuat penanganan karhutla sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat di tengah kondisi asap yang masih terjadi. (*)
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar