Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Sterilkan Geopark Merangin, Tim Gabungan Polda Jambi Operasi Patroli Aktifitas PETI

Sterilkan Geopark Merangin, Tim Gabungan Polda Jambi Operasi Patroli Aktifitas PETI

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
  • print Cetak

Perlindungan terhadap situs warisan dunia dan kelestarian lingkungan hidup dari ancaman kerusakan ekologis terus diperketat di Kabupaten Merangin. Penindakan tegas diberlakukan terhadap setiap aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) yang nekat beroperasi di kawasan lindung bernilai geologis tinggi.

Langkah nyata penertiban tersebut dibuktikan melalui operasi patroli terpadu yang digelar oleh Personel Unit III Subdit IV Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi bersama unsur gabungan di kawasan UNESCO Global Geopark (UGGp) Kabupaten Merangin, Jumat (7/8).

Operasi sterilisasi kawasan heritage tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Merangin, H. M. Syukur, bersama jajaran kepolisian dan tim terpadu penanganan pertambangan rakyat.
​Hadir dalam kegiatan tersebut General Manager UGGp Kabupaten Merangin Dr. Agus Zainudin, Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Jambi AKP Syahril Haryono, Kasat Reskrim Polres Merangin AKP Epy Koto, Kapolsek Sungai Manau IPTU Hari Prasetya, serta jajaran Satuan Tugas Perangkat Daerah terkait.

Dirreskrimsus Polda Jambi, Kombes Pol Taufik Nurmandia, membenarkan pelaksanaan operasi gabungan tersebut sebagai bagian dari komitmen menjaga kawasan konservasi dari jamahan penambang ilegal.

“Penertiban PETI di kawasan Geopark dipimpin langsung Bupati Merangin H. Muhammad Syukur serta personel gabungan,” kata Dirreskrimsus Polda Jambi, Kombes Pol Taufik Nurmandia, di Jambi, Jumat.

Bupati Merangin, H. M. Syukur, menegaskan bahwa pemerintah daerah memberikan dukungan penuh terhadap upaya penegakan hukum dan sterilisasi kawasan dari segala bentuk penambangan tanpa izin.

“Kami berharap tidak ada lagi aktivitas pertambangan ilegal di wilayah kawasan UNESCO Global Geopark, seluruh kawasan harus steril, tidak ada lagi akses menuju lokasi pertambangan. Tujuan utama kegiatan ini adalah menyelamatkan kelestarian lingkungan dan menjaga kawasan Geopark,” tegas Bupati H. M. Syukur.

Temukan Rakit dan Kompresor di Muara Karing

Mengingat lokasi penertiban berada di kawasan terpencil dengan keterbatasan jaringan komunikasi, tim mengutamakan keselamatan dan koordinasi ketat selama penyisiran pada titik-titik rawan.

Saat menyisir bantaran sungai di area Muara Karing, tim gabungan yang dipimpin Kabag Ops bersama Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Jambi AKP Syahril Haryono, Satreskrim Polres Merangin AKP Epy Koto, Kapolsek Sungai Manau IPTU Hari Prasetya, dan GM UGGp menemukan empat unit rakit yang diduga kuat digunakan untuk aktivitas penambangan rakyat dengan metode mesin sedot dan kompresor. Namun saat petugas tiba di lokasi, para pekerja tidak berada di tempat.

Petugas tidak menemukan adanya penggunaan alat berat jenis ekskavator di area tersebut, melainkan hanya sisa aktivitas penambangan skala kecil menggunakan rakit.

Dari lokasi Muara Karing, tim mengamankan sejumlah barang bukti berupa tiga unit mesin kompresor, dua unit mesin genset beserta alat dulang, enam lembar karpet penyaring, empat buah selang biru dan selang air, serta delapan utas tali panjang. Seluruh barang bukti tersebut langsung diangkut menuju Mapolres Merangin.

Sosialisasi Hukum dan Ancaman Pidana

Selain melakukan tindakan fisik berupa penyitaan peralatan tambang, petugas juga menggelar komunikasi sosial dengan masyarakat yang bermukim di sekitar kawasan Geopark. Warga diimbau untuk tidak terlibat, memfasilitasi, maupun mendukung aktivitas tambang emas ilegal dalam bentuk apa pun.

Petugas menegaskan adanya sanksi pidana berat bagi para pelaku, penyedia modal, penyedia peralatan, hingga pihak yang memfasilitasi operasional PETI.

Penertiban ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, serta melestarikan kawasan UNESCO Global Geopark Merangin sebagai aset pembangunan daerah yang berkelanjutan. (*)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less