Diwarnai Aksi Kejar-Kejaran dan Tembakan, Polda Jambi Gagalkan Peredaran 20 Kilogram Sabu dan Ekstasi
- account_circle Admin
- calendar_month Senin, 11 Mei 2026
- print Cetak

Polisi terpaksa melakukan tindakan tegas terukur dalam pengejaran sindikat lintas provinsi ini. (Foto: Dok. Humas Polda Jambi)
Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jambi berhasil menggagalkan peredaran narkotika skala besar yang melintasi wilayah Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.
Tak main-main, petugas menyita 20 kilogram sabu, 20.241 butir ekstasi, hingga serbuk etomidate untuk campuran vape.
Kapolda Jambi, Irjen Pol Krisno H. Siregar, mengungkapkan bahwa pengungkapan ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program Asta Cita Presiden RI dalam memberantas narkoba secara total.
Aksi Kejar-kejaran dan Tembakan Tegas Terukur
Drama penangkapan bermula pada Selasa malam (5/5) di Jalan Lintas Sumatera, Desa Bukit Baling, Muaro Jambi.
Saat tim opsnal menghadang sebuah mobil Sigra, satu unit mobil Xenia yang berada di belakangnya justru mencoba melarikan diri dengan memutar arah secara mendadak.
“Petugas memberikan tindakan tegas terukur dengan menembak ban kiri depan kendaraan pelaku yang mencoba kabur. Meski sempat melarikan diri, mobil tersebut akhirnya ditemukan terparkir di depan rumah warga dalam keadaan terkunci,” ujar Irjen Pol Krisno H. Siregar, Senin (11/5).
Di dalam mobil Xenia yang ditinggalkan tersebut, petugas menemukan tiga tas berisi 20 paket besar sabu dan 10 paket besar ekstasi berlogo ‘Redbull’ dan ‘Kenzo’.
Jaringan Pekanbaru-Palembang
Dari hasil interogasi terhadap dua tersangka awal, MFR dan JHM, diketahui barang haram tersebut dibawa dari Pekanbaru dan rencananya akan diedarkan di wilayah Sumatera Selatan. Pengembangan pun dilakukan hingga ke Provinsi Riau.
“Tim berhasil menangkap dua tersangka tambahan, KSA dan YGN, di sebuah hotel di Rokan Hilir, Riau, pada Jumat (8/5). Total ada empat tersangka yang kini kami amankan,” tambah Kapolda.
Komitmen Perangi Narkoba
Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Erlan Munaji, menegaskan bahwa keberhasilan ini telah menyelamatkan ribuan jiwa dari bahaya narkotika. Pihaknya kini tengah berkoordinasi dengan Bareskrim Polri untuk memburu jaringan kelas kakap di balik pengiriman ini.
“Polda Jambi berkomitmen penuh. Kami tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi jaringan narkotika di wilayah ini. Kami juga meminta masyarakat terus proaktif memberikan informasi jika melihat aktivitas mencurigakan,” tegas Erlan. (*)
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar