Indeks Daya Saing Jambi Naik, Sektor Pendidikan Hingga Tenaga Kerja Jadi Unggulan
- account_circle Admin
- calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
- print Cetak

Foto: Gubernur Jambi Al Haris saat menghadiri penganugerahan Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025 dari BRIN di Jakarta. (Dok/Ist)
Gubernur Jambi Al Haris mendorong seluruh bupati dan wali kota di Provinsi Jambi untuk mengambil langkah konkret dalam meningkatkan daya saing daerah masing-masing.
Penegasan ini disampaikan Al Haris usai meraih prestasi Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025 dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Sumitro Djojohadikusumo tersebut turut dihadiri oleh Kepala BRIN Prof. Arif Satria, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, dan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya.
Kenaikan Skor IDSD Jambi
Berdasarkan data yang dirilis, skor IDSD Provinsi Jambi menunjukkan tren positif dengan kenaikan dari 3,38 menjadi 3,46.
Menurut Gubernur Al Haris, capaian ini merupakan buah dari kerja bersama seluruh pemangku kepentingan, meski penguatan di berbagai sektor masih perlu ditingkatkan agar mampu bersaing lebih kompetitif di tingkat nasional.
“Kita mendorong agar bupati dan wali kota melakukan langkah-langkah strategis agar daya saing di daerahnya dapat meningkat,” tegas Al Haris.
Sektor Unggulan dan Sinergi Daerah
Beberapa indikator yang mencatatkan performa signifikan dalam penilaian tahun ini meliputi sektor kesehatan, pendidikan, ekonomi, pasar, hingga tenaga kerja yang memeroleh nilai relatif tinggi.
Gubernur menekankan bahwa sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota merupakan kunci utama untuk menjaga tren peningkatan tersebut.
Dengan strategi yang tepat, Al Haris optimistis Jambi dapat terus memperbaiki peringkat serta memperkuat posisi sebagai daerah yang produktif dan memiliki daya saing tinggi di masa depan. (*)
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar