Punya Prospek Cerah, Bank Jambi Didorong Perluas Portofolio Kredit ke Sektor Perkebunan dan UMKM
- account_circle Admin
- calendar_month 10 jam yang lalu
- print Cetak

Bank Jambi memiliki peluang besar untuk memperluas portofolio pembiayaan pada sektor perkebunan dan UMKM guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, Selasa (9/6/2026). (Foto: Istimewa)
Sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD), Bank Jambi dinilai memiliki peluang emas dan posisi strategis untuk mendongkrak penyaluran pembiayaan ke berbagai sektor produktif. Sektor-sektor ini selama ini menjadi tulang punggung utama dalam menopang urat nadi perekonomian di Provinsi Jambi.
Prospek cerah tersebut sejalan dengan tren pertumbuhan ekonomi makro daerah yang terus menunjukkan raport positif, serta melonjaknya kebutuhan akses permodalan segar di tengah masyarakat pasca-pemulihan ekonomi.
Pengamat perbankan, Laila Farhat, menilai momentum bagus ini harus ditangkap secara optimal oleh manajemen Bank Jambi. Langkah ini penting untuk memperkuat fungsi intermediasi perbankan, yakni menghimpun dana pihak ketiga (DPK) dari masyarakat dan menyalurkannya kembali dalam bentuk pembiayaan yang mampu menstimulus aktivitas ekonomi riil.
Menurut analisis Laila, beberapa sektor seperti perkebunan, pertanian, perdagangan, jasa, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan pasar potensial yang sangat subur untuk menjadi fokus pengembangan portofolio kredit Bank Jambi.
“Struktur ekonomi Jambi yang ditopang kuat oleh sektor-sektor produktif tersebut memberikan ruang yang sangat besar bagi Bank Jambi untuk meningkatkan pembiayaan. Namun, ekspansi ini harus tetap dilakukan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian (prudential banking) serta manajemen risiko yang matang,” ujar Laila Farhat saat memberikan analisisnya.
Ia memaparkan bahwa kucuran pembiayaan produktif tidak hanya berdampak linier pada pertumbuhan omzet bisnis nasabah secara personal. Lebih dari itu, langkah ini bakal menciptakan efek berganda (multiplier effect) yang luas bagi daerah, mulai dari merangsang iklim investasi lokal, membuka lapangan kerja baru, hingga mengatrol tingkat kesejahteraan masyarakat Jambi.
Jaga Kualitas Kredit dan Tekan Rasio NPL
Meski ceruk pasar terbuka lebar, Laila memberikan catatan kritis bahwa laju pertumbuhan kredit harus berjalan seiring dengan kualitas aset yang sehat. Menurutnya, indikator keberhasilan ekspansi kredit sebuah BPD tidak boleh hanya diukur dari sekadar besarnya volume atau nominal pembiayaan yang berhasil disalurkan ke pasar.
Tantangan utamanya adalah bagaimana kemampuan manajemen bank dalam memitigasi risiko serta menjaga rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) tetap berada di bawah ambang batas aman yang ditetapkan regulator.
“Kesehatan bank harus tetap menjadi prioritas utama yang tidak bisa ditawar. Pertumbuhan pembiayaan yang berkelanjutan hanya dapat dicapai jika kualitas kredit terjaga dengan baik dan profitabilitas perusahaan tetap sehat,” tambahnya.
Akselerasi Transformasi Digital untuk UMKM
Di samping memperkuat sektor produktif konvensional, Laila juga menyoroti urgensi program transformasi digital yang saat ini tengah gencar dikembangkan oleh Bank Jambi.
Langkah digitalisasi sistem ini dinilai menjadi lompatan strategis untuk memperluas jangkauan (financial inclusion) layanan perbankan, khususnya bagi para pelaku UMKM di pelosok daerah yang menjadi penggerak ekonomi.
Melalui dukungan infrastruktur teknologi informasi yang mumpuni, proses birokrasi dan layanan transaksi perbankan dapat menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat secara cepat, mudah, aman, dan efisien. Hal ini sekaligus menjadi modal fundamental bagi Bank Jambi untuk meningkatkan daya saing di tengah ketatnya persaingan industri perbankan nasional yang makin dinamis.
Di sisi lain, melimpahnya dukungan penuh dari pemerintah daerah selaku pemegang saham pengendali, menjadi kekuatan tersendiri bagi Bank Jambi dalam mengeksekusi berbagai program kerja ekspansi bisnis.
Dengan penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance), perumusan strategi yang adaptif, serta fokus yang konsisten pada pembiayaan sektor produktif, Bank Jambi diyakini mampu memperkokoh kontribusinya sebagai motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi dan pembangunan Provinsi Jambi di masa depan. (*)
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar