Bahas Transformasi Digital, Dosen JISIP UNJA jadi Dosen Tamu di Thailand
- account_circle Admin
- calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
- print Cetak

Delegasi JISIP Universitas Jambi saat berdiskusi dalam agenda Joint Seminar di National Institute of Development Administration (NIDA), Bangkok, Thailand. (Foto: Dok. UNJA)
Jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP) Universitas Jambi (UNJA) terus menunjukkan taringnya di kancah internasional. Melalui rangkaian kegiatan Joint Seminar dan Visiting Lecturer di National Institute of Development Administration (NIDA), Thailand, delegasi UNJA mempertegas komitmennya dalam pengembangan kapasitas akademik global.
Delegasi yang terdiri dari Rio Yusri Maulana, Aditya Romadhon dan Arissy Jorgi Sutan, terlibat aktif dalam berbagai agenda strategis di Graduate School of Social Development and Management Strategy NIDA, Bangkok.
Diseminasi Riset Transformasi Digital
Salah satu poin krusial dalam kunjungan ini adalah pemaparan hasil penelitian bertajuk “Comparative Public Administration and Digital Transformation in Government: Research and Practice in Indonesia and Thailand.”
Tim JISIP UNJA menyajikan perspektif komparatif mengenai digitalisasi pemerintahan di kedua negara. Fokus utamanya adalah peran strategis generasi muda sebagai motor penggerak transformasi digital yang inklusif di tingkat lokal. Paparan ini mendapat apresiasi tinggi dari para akademisi NIDA sebagai kontribusi penting bagi kajian birokrasi di Asia Tenggara.
Visiting Lecturer: Kolaborasi Lintas Aktor
Ketua JISIP UNJA, Rio Yusri Maulana, Ph.D., juga dipercaya menjadi visiting lecturer pada program pascasarjana di NIDA. Dalam sesi kuliah tamu tersebut, ia memaparkan materi mengenai “Collaborative Digital Transformation.”
“Penting untuk menekankan peta konseptual transformasi digital yang mengedepankan kolaborasi lintas aktor dan efisiensi birokrasi demi penguatan layanan publik berbasis teknologi,” ujarnya.
Diskusi tersebut berlangsung hangat dengan adanya pertukaran ide mengenai implementasi smart city serta inovasi pelayanan publik berbasis kebutuhan masyarakat (citizen-centric governance) yang telah diterapkan di Thailand.
Peluang Kerja Sama Lanjutan
Kegiatan ini bukan sekadar pertemuan seremonial, melainkan langkah strategis jangka panjang bagi UNJA.
Inisiatif ini membuka peluang emas untuk pengembangan joint research, publikasi internasional bereputasi, hingga program pertukaran dosen dan mahasiswa antar kedua institusi.
Dengan partisipasi aktif di forum akademik global seperti ini, JISIP UNJA semakin memantapkan posisinya dalam diskursus transformasi tata kelola pemerintahan di level internasional, sekaligus mendorong lulusan yang adaptif dan berdaya saing global. (*)
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar