Ratusan Hektare Terbakar, Al Haris Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca di Batang Hari
- account_circle Admin
- calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
- print Cetak

Foto: Gubernur Jambi Al Haris memimpin rapat monitoring dan evaluasi penanganan karhutla di Kabupaten Batang Hari, Selasa (8/9/2026). (Diskominfo Jambi)
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Batang Hari, Jambi, hingga kini belum sepenuhnya padam. Ratusan hektare lahan telah terbakar dan sejumlah titik api masih terpantau menyala.
Kondisi tersebut menjadi perhatian Gubernur Jambi Al Haris saat memimpin rapat monitoring dan evaluasi penanganan karhutla di Kabupaten Batang Hari, Selasa (8/9/2026).
Dalam rapat tersebut, Al Haris menekankan pentingnya memperkuat operasi pemadaman di darat sekaligus menyiapkan langkah melalui udara untuk membantu mengatasi kebakaran yang masih berlangsung.
Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah kawasan Taman Hutan Rakyat (Tahura) Sultan Thaha Saifuddin (STS), Kabupaten Batang Hari.
Al Haris mengatakan penanganan karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu pihak. Seluruh unsur terkait harus bekerja bersama dengan langkah yang terukur, terutama di tengah kondisi cuaca yang masih kering dan minim hujan.
Pemerintah juga menyiapkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang direncanakan berlangsung pada 10 September 2026. Upaya tersebut diharapkan dapat membantu mendatangkan hujan di wilayah yang membutuhkan.
“Mudah-mudahan 10 September tim akan melakukan modifikasi cuaca. Semoga ketemu bibit hujannya. Kita harapkan di wilayah Batang Hari ada bibit hujan sehingga memudahkan tim melakukan OMC nantinya,” ujar Al Haris.
Menurutnya, kondisi tanpa hujan menjadi salah satu kendala utama dalam upaya pemadaman karhutla. Selain membuat api lebih sulit dikendalikan, kondisi tersebut juga membutuhkan penambahan personel di lapangan.
“Kalau gak ada hujan kita berat, kita kekurangan tenaga. Petugas kita dari 5.900, sekarang sudah lebih 7.000 lebih,” ungkapnya.
Al Haris meminta seluruh unsur yang terlibat, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD hingga unsur terkait lainnya, terus memperkuat koordinasi dan bekerja secara maksimal.
“Intinya kita di sini bersama-sama dengan bekerja sungguh-sungguh,” tegas Al Haris.
Rapat monitoring tersebut turut dihadiri Danrem 042/Garuda Putih, Bupati Batang Hari, Kepala BPBD Provinsi Jambi, Kepala Diskominfo Provinsi Jambi, perwakilan Forkopimda serta sejumlah pejabat terkait.
Pemerintah berharap penguatan operasi darat dan dukungan OMC dapat membantu mempercepat pengendalian karhutla, khususnya di wilayah Batang Hari yang masih menghadapi sejumlah titik kebakaran. (*)
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar