Dipuji Menteri Agama, Provinsi Jambi Dinilai Paling Peduli Anak Yatim dan Difabel
- account_circle Admin
- calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
- print Cetak

Melalui kerja sama lintas sektor bersama BAZNAS dan Kemenag, Pemprov Jambi menyalurkan bantuan sosial terintegrasi bagi 6.700 anak yatim dan difabel di daerah. (Foto: Diskominfo)
Ribuan anak yatim dan penyandang disabilitas di Provinsi Jambi merasakan kebahagiaan mendalam pada momentum peringatan Hari Asyura. Gubernur Jambi, Al Haris, memimpin langsung jalannya peringatan 10 Muharram 1448 Hijriah dengan menyalurkan santunan secara masif kepada 2.000 anak yatim dan difabel. Agenda akbar yang berlangsung penuh keharuan ini dipusatkan di Lapangan Kantor Gubernur Jambi pada Kamis (25/6).
Gerakan kepedulian sosial ini terselenggara berkat kolaborasi erat antara Pemerintah Provinsi Jambi, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jambi, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jambi, Korpri, Bank Jambi, Lembaga Amil Zakat (LAZ), serta para pelaku usaha swasta.
Hadir di lokasi acara antara lain Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jambi Mahbub Daryanto, Ketua BAZNAS Provinsi Jambi M. Amin, Ketua TP PKK Provinsi Jambi sekaligus Ketua BKMT Provinsi Jambi Hesti Haris, Ketua MUI Provinsi Jambi Umar Yusuf, serta para Kepala OPD di lingkup Pemerintah Provinsi Jambi.
Di sela kegiatan, Gubernur Al Haris bersama jajaran tamu undangan mengikuti pertemuan virtual melalui Zoom Meeting dengan Kementerian Agama RI yang tengah menggelar acara puncak nasional bertajuk “Lebaran Yatim dan Disabilitas”. Agenda serentak ini diikuti oleh 34 Kanwil serta 514 Kantor Kemenag dari seluruh penjuru tanah air.
Dalam konferensi virtual tersebut, Provinsi Jambi mendapatkan panggung kehormatan dan apresiasi tinggi dari Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar. Jambi dinilai sebagai provinsi yang paling progresif dan peduli terhadap nasib anak yatim karena dinilai sukses mengoordinasikan seluruh potensi lembaga lintas sektor untuk mengintervensi bantuan kepada 6.700 anak yatim dan disabilitas yang tersebar di wilayah Jambi.
Menanggapi pujian dari menteri kabinet tersebut, Gubernur Al Haris menyatakan bahwa apresiasi ini merupakan buah dari kebersamaan dan koordinasi yang matang, terutama oleh jajaran Kanwil Kemenag.
“Kita sangat mengapresiasi apa yang disampaikan oleh Bapak Menteri, kita tidak butuh pujian sebenarnya, tapi kebetulan Alhamdulillah Jambi mungkin melihat massanya banyak, diatur dengan baik, Pak Kanwil koordinasinya bagus. Alhamdulillah Pak Menteri memuji kita. Kita berharap tahun depan ini puncaknya diselenggarakan di Jambi,” ungkap Gubernur Al Haris.
Gotong Royong Sektor Perhotelan dan UMKM Gratis
Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa tanggal 10 Muharram adalah momentum sakral untuk menebar kasih sayang secara nyata. Di hadapan ribuan anak yang hadir, ia menegaskan posisi pemerintah sebagai pelindung sekaligus orang tua bagi mereka.
“Hari ini adalah hari rayanya anak yatim. Mereka berhak merasakan kebahagiaan dan kasih sayang dari kita semua. Kegiatan seperti biasa ini sudah lama kita mulai. Di sini saja ada 2.000 ribuan anak yatim, di semua daerah di Jambi juga berlangsung hari ini dengan total kurang lebih 6.700 anak yang terdata,” tutur Gubernur Jambi.
Aksi gotong royong kali ini juga melibatkan partisipasi aktif para pemilik hotel dan restoran di Jambi yang secara sukarela menyumbangkan 3.000 nasi kotak. Tidak hanya itu, jajaran pejabat daerah dan OPD turut menghadirkan para pelaku UMKM dengan menyediakan puluhan gerobak makanan tradisional secara gratis di sekitar lapangan.
Melalui perayaan Lebaran Yatim ini, Pemprov Jambi berharap ukhuwah Islamiyah antarwarga semakin erat, sekaligus menjadi pemantik bagi semua pihak untuk bersama-sama mendidik, mengasuh, dan membahagiakan anak yatim sebagai generasi emas penentu masa depan bangsa. (*)
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar