Kejati Jambi Dalami Pengelolaan Pabrik Kelapa Sawit PT PAL: Fakta Hukum-Cek ke Lapangan
- account_circle Admin
- calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
- print Cetak

Kejaksaan Tinggi Jambi menegaskan akan terus memantau fakta persidangan serta mengecek aset fisik pabrik kelapa sawit PT PAL. (Foto: Dok. Humas Kejati Jambi)
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi menegaskan komitmennya untuk mengawal ketat perkembangan perkara terkait pengelolaan pabrik kelapa sawit PT PAL. Fokus utama jaksa saat ini adalah memantau fakta-fakta hukum yang muncul selama proses persidangan berlangsung.
Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Jambi, Adam Ohailed, menyatakan bahwa setiap detail yang terungkap di persidangan akan menjadi dasar krusial dalam menentukan arah penegakan hukum selanjutnya.
Fakta Persidangan Jadi Kunci
Menurut Adam Ohailed, pihaknya tidak akan melewatkan satu pun fakta hukum yang muncul. Kajian secara cermat dan profesional terus dilakukan agar proses hukum tetap berada di koridor yang tepat.
“Kami memastikan bahwa seluruh proses akan berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku. Setiap perkembangan akan dikaji secara cermat dan profesional,” tegas Adam Ohailed.
Jaksa Bakal Terjun ke Lokasi Pabrik
Senada dengan itu, Asisten Intelijen Kejati Jambi, Muhammad Husaini, mengungkapkan bahwa timnya tengah melakukan pemantauan menyeluruh terhadap dinamika di lapangan.
Hal ini dilakukan untuk mengumpulkan data akurat guna mendukung proses hukum yang sedang berjalan.
Bahkan, Kejati Jambi berencana melakukan pengecekan fisik langsung ke lokasi pabrik kelapa sawit milik PT PAL.
“Kami akan melakukan pengecekan langsung ke lokasi pabrik guna memastikan kondisi faktual di lapangan, termasuk terkait penguasaan, operasional, serta pengelolaan aset yang menjadi objek perkara,” jelas Muhammad Husaini.
Transparansi dan Kepastian Hukum
Kejati Jambi menjamin bahwa seluruh tahapan penyelidikan maupun penyidikan dilaksanakan secara transparan dan akuntabel. Langkah ini diambil demi menjaga kepastian hukum serta mengamankan kepentingan negara.
Pengawasan intensif ini juga bertujuan untuk memastikan situasi di lapangan tetap kondusif selama proses hukum bergulir. Kejaksaan pun memberikan sinyal kuat akan adanya tindakan tegas jika ditemukan bukti-bukti baru yang signifikan.
“Kita akan mengambil langkah tegas,” pungkasnya. (*)
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar