Kejati Jambi dan BPKP Perkuat Sinergi, Bidik Akuntabilitas Anggaran Pemerintah Daerah
- account_circle Admin
- calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
- print Cetak

Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi Sugeng Hariadi menggelar kunjungan silaturahmi bersama Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jambi Zulherizal untuk memperkuat tata kelola keuangan negara, Kamis (2/7/2026). (Foto: Istimewa)
Langkah taktis guna memperkuat sistem pengawasan pembangunan serta memastikan tata kelola keuangan negara yang akuntabel terus digenjot oleh Kejaksaan Tinggi Jambi. Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi, Sugeng Hariadi, melaksanakan kunjungan kerja strategis ke Kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Jambi pada Kamis (2/7).
Kedatangan rombongan Korps Adhyaksa ini diterima langsung oleh Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jambi, Zulherizal, beserta jajaran pejabat terasnya. Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan ini difokuskan pada penguatan komitmen mitigasi risiko penyimpangan anggaran daerah.
Dalam kunjungan resmi tersebut, Kajati Jambi tidak datang sendiri. Dirinya memboyong gerbong utama lini penegakan hukum dan intelijen, meliputi Wakajati Jambi, Asintel (Asisten Intelijen), Aspidsus (Asisten Tindak Pidana Khusus), Kabag TU, serta jajaran Kepala Seksi (Kasi) di bidang Intelijen dan Pidsus Kejati Jambi.
“Silaturahmi dan koordinasi lintas lembaga ini merupakan instrumen penting dalam memperkuat hubungan kerja antarinstansi. Kami ingin memastikan fungsi pengawasan serta penegakan hukum profesional di Provinsi Jambi berjalan beriringan tanpa ego sektoral,” ujar Kajati Jambi, Sugeng Hariadi.
Integrasi Fungsi Penegakan Hukum dan Audit Investigatif
Lebih lanjut, Sugeng Hariadi menguraikan bahwa koordinasi antara Kejati Jambi dan BPKP Jambi memegang peranan krusial, terutama dalam penanganan kasus-kasus yang berkaitan dengan tindak pidana korupsi.
Kehadiran jajaran Pidsus dan Intelijen dalam pertemuan ini sekaligus menegaskan komitmen penanganan perkara yang berbasis pada data audit yang presisi. Diharapkan, dengan komunikasi yang semakin cair, proses penghitungan kerugian keuangan negara (PKKN) dalam sebuah perkara hukum dapat berjalan lebih cepat, objektif, dan akurat.
“Kejaksaan Tinggi Jambi berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi yang harmonis bersama BPKP Provinsi Jambi. Sinergi ini demi mendukung pengawasan pembangunan di bumi melayu serta menjaga pengelolaan keuangan negara agar tetap akuntabel,” tegas Sugeng Hariadi.
BPKP Siap Sokong Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih
Merespons kunjungan kerja tersebut, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jambi, Zulherizal, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas inisiatif proaktif dari Kajati Jambi beserta jajaran Pejabat Utama.
Pihak BPKP menegaskan kesiapannya untuk terus memberikan asistensi, baik dalam bentuk audit pengawasan maupun pendampingan preventif bagi program-program strategis nasional dan daerah di Jambi.
“Kami berharap terjalin sinergi yang semakin kokoh antara Kejaksaan Tinggi Jambi dan BPKP Perwakilan Provinsi Jambi. Kolaborasi ini sangat penting dalam mendukung program-program pemerintah, meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), serta mewujudkan pelayanan kepada masyarakat yang optimal,” pungkas Zulherizal.
Pertemuan lintas vertikal ini diakhiri dengan komitmen kedua lembaga untuk mengintensifkan forum koordinasi berkala guna memantau perkembangan proyek-proyek strategis daerah di Jambi agar bebas dari praktik penyimpangan. (*)
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar