Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » Gubernur Jambi Buka Raker Kepsek 2026: IPM Naik Signifikan, Program ‘Pro-Jambi Cerdas’ Jadi Prioritas

Gubernur Jambi Buka Raker Kepsek 2026: IPM Naik Signifikan, Program ‘Pro-Jambi Cerdas’ Jadi Prioritas

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
  • print Cetak

Gubernur Jambi Al Haris, secara resmi membuka Rapat Kerja (Raker) Kepala Sekolah jenjang SMA, SMK, dan SLB se-Provinsi Jambi tahun 2026 yang berlangsung di Kabupaten Kerinci.
​
Mewakili Gubernur, Plt Kadisdik Provinsi Jambi M. Umar menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, sekolah, dan orang tua dalam menghadapi tantangan digitalisasi serta meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Jambi.
​
Kenaikan IPM Jambi Tahun 2025
​
M. Umar mengungkapkan data membanggakan dari Badan Pusat Statistik (BPS) terkait capaian pendidikan di Provinsi Jambi. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Jambi pada tahun 2025 tercatat naik menjadi 75,13 poin.
​
Peningkatan ini didorong oleh dua indikator utama:
• ​Rata-rata Lama Sekolah (RLS): Mencapai 8,95 tahun, yang berarti rata-rata penduduk Jambi usia 25 tahun ke atas telah menempuh pendidikan hingga kelas 9 atau setingkat SMP.
• ​Angka Harapan Lama Sekolah (HLS): Meningkat menjadi 13,34 tahun pada 2025, yang menunjukkan harapan menempuh pendidikan hingga jenjang Diploma-1 bagi penduduk usia 7 tahun.
​
Program “Pro-Jambi Cerdas” dan Visi 2029
​
Pemerintah Provinsi Jambi terus berkomitmen mendukung dunia pendidikan melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029. Salah satu instrumen utamanya adalah program unggulan Jaringan Majukan Jambi (Pro-Jambi) dengan pilar Pro-Jambi Cerdas.
​
“Program Pro-Jambi Cerdas menyasar generasi penerus dengan memberikan bantuan pendidikan bagi siswa SMA/SMK/SLB kurang mampu, serta beasiswa S1 hingga S3 bagi putra-putri Jambi berprestasi,” ujar M. Umar.
​
Program ini dirancang secara khusus untuk:
• ​Mengurangi angka pengangguran dan menangani Anak Tidak Sekolah (ATS).
• ​Menurunkan angka kemiskinan dan mencegah putus sekolah.
• ​Meningkatkan daya saing tenaga kerja daerah melalui pendidikan vokasi yang bermitra dengan dunia usaha dan industri.
​
Pesan untuk Kepala Sekolah: Karakter sebagai Filter Digitalisasi
​
M. Umar berpesan agar para kepala sekolah meningkatkan prinsip good governance dalam pengelolaan sekolah. Ia juga mengingatkan pentingnya pendidikan karakter di tengah derasnya arus digitalisasi.
​
“Pendidikan karakter adalah filter utama bagi anak-anak kita agar tetap terjaga di tengah pengaruh digitalisasi yang begitu besar,” pungkasnya. (*)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less