Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Hutan Konservasi Terbakar di Jambi, Dua Warga Ditangkap

Hutan Konservasi Terbakar di Jambi, Dua Warga Ditangkap

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
  • print Cetak

Tim Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas Karhutla) Provinsi Jambi berhasil mengamankan dua orang warga yang diduga melakukan pembakaran di Kawasan Hutan Konservasi Rimba Hutan Limas, Desa Lubuk Bernai, Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
​
Pelaksana Harian (Plh) Dansatgas Karhutla Jambi sekaligus Danrem 042/Gapu, Brigjen TNI Nyamin, membenarkan penangkapan dua warga berinisial T (63) dan AKA (65) tersebut saat tim gabungan tengah melakukan pemadaman di lokasi kejadian, Rabu (2/9/2026).
​
“Petugas gabungan mengamankan dua orang warga di Desa Lubuk Bernai terkait dugaan pembakaran hutan di kawasan konservasi. Saat tim melakukan pemadaman, petugas menemukan warga yang berada di sekitar titik api,” ujar Brigjen TNI Nyamin di Jambi.
​
Dari hasil pemeriksaan awal, kedua pelaku yang memiliki hubungan saudara tersebut mengklaim lahan yang dibakar adalah milik mereka untuk bercocok tanam. Padahal, lokasi tersebut merupakan kawasan hutan konservasi yang telah dipasangi plang larangan masuk secara resmi.
​
“Mereka membantah sengaja membakar dan mengaku hanya memasak. Namun, merekalah yang membabat lahan tersebut dan kondisinya terbakar saat petugas tiba di lokasi,” tegas Danrem.
​
Dalam penindakan tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa lahan yang terbakar dan dibabat, satu unit sepeda motor, perkakas kebun, serta korek api. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai dua hektare dan sempat diatasi dengan pengerahan helikopter water bombing agar tidak meluas.
​
Selanjutnya, kedua pelaku diserahkan kepada penyidik Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Jambi untuk proses hukum lebih lanjut.
​
Menghadapi puncak musim kemarau yang lebih terik dari tahun sebelumnya, Brigjen TNI Nyamin mengimbau seluruh masyarakat Provinsi Jambi untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar maupun membuat api di area yang mengering. (*)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less