Hadiri Haul KH. M Rouyani Jamil, Gubernur Al Haris Salurkan Bantuan CSR Bank Jambi Rp20 Juta
- account_circle Admin
- calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
- print Cetak

Melalui program CSR Bank Jambi, Gubernur Al Haris menyalurkan bantuan senilai Rp20 juta kepada Pengasuh Ponpes Irsyadul Ibad, Agus Mudjahid Royhidin. (Foto: Dok. Diskominfo Provinsi Jambi)
Gubernur Jambi, Al Haris, menegaskan bahwa keberadaan dan peran pondok pesantren (ponpes) tidak dapat digantikan dalam membentuk akhlak sekaligus membekali pengetahuan keagamaan generasi muda. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pengasuh dan tenaga pendidik di lingkungan pesantren.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Al Haris saat menghadiri agenda Haul Ke-1 M Rouyani Jamil sekaligus Haflah Akhirussanah. Kegiatan ini berlokasi di Pondok Pesantren Irsyadul Ibad, Jalan Jambi-Muara Bulian, Simpang Kubu Kandang, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batang Hari, Kamis (4/6).
Dalam arahannya, Al Haris menyampaikan rasa syukur atas eksistensi Ponpes Irsyadul Ibad yang berdiri sejak tahun 2003 dan kini telah memasuki usia 23 tahun. Menurutnya, rentang waktu tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan lembaga dalam melahirkan banyak alumni yang berkiprah di tengah masyarakat.
“Di usia 23 tahun ini pasti sudah banyak alumni yang berhasil lulus dari sini, ada yang menjadi kiai, ulama, bahkan pejabat. Pemerintah Provinsi Jambi menyampaikan penghargaan sebesar-besarnya atas dedikasi pengasuh dan para guru pesantren yang telah mendidik dan mencerdaskan anak-anak Jambi,” kata Al Haris.
Gubernur menambahkan, pemerintah daerah merasa sangat terbantu oleh kehadiran institusi keagamaan swadaya seperti ini. Tanpa peran aktif pondok pesantren, sulit bagi daerah untuk menjamin pembentukan moralitas serta kedalaman ilmu kitab bagi generasi penerus.
Buka-Bukaan Soal Keterbatasan Anggaran Daerah
Di sela-sela sambutannya, Al Haris secara terbuka mengakui adanya keterbatasan anggaran pada pemerintah daerah untuk memberikan perhatian finansial secara penuh kepada seluruh pesantren. Hal ini disebabkan oleh sangat banyaknya jumlah pondok pesantren yang tersebar di wilayah Provinsi Jambi.
Meski menghadapi kendala fiskal, Al Haris berjanji bahwa Pemprov Jambi akan terus konsisten melakukan pembinaan terhadap ekosistem pesantren, meskipun belum selalu berada dalam skala finansial yang maksimal.
“Kami mohon maaf jika pemerintah belum banyak memperhatikan pondok-pondok kita ini karena keterbatasan dana. Namun kita akan terus melakukan pembinaan,” ungkap Al Haris.
Sebagai bentuk kepedulian nyata di lokasi acara, Gubernur Al Haris menyerahkan secara simbolis bantuan dari Pemerintah Provinsi Jambi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jambi senilai Rp20 juta untuk mendukung operasional dan fasilitas pondok.
Apresiasi Pengasuh Pesantren dan Hadirnya Ketua MUI DKI
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Irsyadul Ibad, Agus Mudjahid Royhidin, menyampaikan rasa terima kasih sekaligus permohonan maaf kepada seluruh tamu undangan yang memadati lokasi haul sejak pagi hingga siang hari. Ucapan terima kasih khusus disampaikannya kepada jajaran kiai, masyarakat, serta Gubernur Provinsi Jambi yang berkenan meluangkan waktu untuk hadir.
Agus Mudjahid Royhidin berharap momentum haul perdana ini menjadi wadah pengampunan bagi almarhum M Rouyani Jamil, serta menjadi pembuktian khidmat dan kecintaan para santri terhadap jasa-jasa gurunya. Pihak pesantren juga menyampaikan penghargaan kepada para tokoh guru yang hadir, di antaranya Abu Yagyaji Muhammad Taifur Muwardi dan Syed Muhammad.
Sebagai informasi, rangkaian khidmat haul dan haflah akhirussanah di Kabupaten Batang Hari ini turut diisi dengan penyampaian tausiah keagamaan oleh Pengasuh Pondok Pesantren Dahrul Rahma Jakarta yang juga menjabat sebagai Ketua MUI DKI Jakarta, Kiyai Muhammad Faiz Syukron Makmun. (*)
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar