Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Pangkas Waktu Tempuh Jadi 2 Jam, Wapres Gibran Desak Tol Betung–Jambi Kelar Tepat Waktu

Pangkas Waktu Tempuh Jadi 2 Jam, Wapres Gibran Desak Tol Betung–Jambi Kelar Tepat Waktu

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
  • print Cetak

Pemerintah Pusat terus mematangkan integrasi infrastruktur penghubung utama di Pulau Sumatra guna mengikis ketimpangan logistik antardaerah. Keberadaan jalur bebas hambatan baru ini diyakini bakal menjadi urat nadi perekonomian baru yang mengikat kuat arus perdagangan di kawasan Sumatra Bagian Selatan.

Sebagai bagian dari komitmen kuat pemerintah sesuai arahan langsung Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat konektivitas antardaerah, Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming, melakukan peninjauan langsung terhadap progres pembangunan Jalan Tol Bayung Lencir yang melintasi perbatasan Sumatra Selatan dan Jambi pada Kamis (16/7).

Dalam kunjungan lapangan tersebut, Wapres meninjau secara mendalam perkembangan fisik pembangunan ruas Tol Betung–Jambi yang menjadi bagian integral dari megaproyek jaringan Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS). Langkah ini diambil guna memastikan proyek strategis nasional (PSN) tersebut berjalan presisi sesuai target waktu guna mempermudah mobilitas masyarakat serta menekan biaya distribusi logistik regional.

Direktur Operasi III PT Hutama Karya, Iwan Hermawan, memaparkan secara terperinci kepada Wapres mengenai capaian progres konstruksi serta dampak efisiensi makro yang akan segera dinikmati oleh masyarakat luas setelah ruas tol pemecah kebuntuan ini dioperasikan.

Waktu Tempuh Dipangkas dari 5 Jam Menjadi Hanya 2 Jam

Iwan Hermawan menjelaskan bahwa kehadiran tol ini akan menghadirkan efisiensi waktu perjalanan yang sangat signifikan bagi pengendara yang melintasi koridor Jambi menuju Sumatra Selatan maupun sebaliknya.

“Untuk manfaat nyata di lapangan, tol ini menghadirkan efisiensi perjalanan yang luar biasa, Pak Wapres, Pak Gubernur. Jarak yang semula membutuhkan waktu tempuh hingga 5 jam dalam kondisi lalu lintas normal bahkan bisa jauh lebih lama jika terjadi kemacetan kini bisa dipangkas menjadi hanya 2 jam saja melalui jalan tol ini. Jarak tempuh riil juga menyusut dari 210 kilometer menjadi 170 kilometer, artinya ada penghematan jalur sekitar 40 kilometer,” urai Iwan Hermawan di hadapan Wapres Gibran dan Gubernur Jambi Al Haris.

Ia menambahkan, interkoneksi langsung antara Provinsi Jambi dan Provinsi Sumatra Selatan ini secara otomatis akan mendongkrak daya saing komoditas lokal dan memperlancar arus perdagangan antardua wilayah utama Sumatra tersebut, sekaligus merespons keluhan Gubernur Jambi terkait penanganan titik-titik kemacetan jalan nasional.

Potensi Konversi Lahan Pertanian Hingga 896 Ribu Unit

Dampak turunan dari pembangunan infrastruktur ini ternyata tidak hanya menyasar sektor transportasi semata. Hutama Karya melansir bahwa kehadiran jalan tol baru ini juga membuka akses besar terhadap pemanfaatan lahan-lahan nonproduktif di sepanjang koridor tol untuk dialihfungsikan menjadi area ketahanan pangan.

“Dengan beroperasinya tol ini nanti, terdapat hamparan luas lahan nonproduktif yang bisa dikonversi menjadi lahan pertanian produktif baru dengan potensi luasan mencapai hampir 896 ribu unit lahan,” jelas Iwan Hermawan.

Lebih lanjut, ruas Tol Betung–Jambi ini diproyeksikan menjadi jalur alternatif utama yang akan menggiatkan denyut nadi perekonomian dari arah Batanghari sisi selatan menuju sisi utara Provinsi Jambi secara dinamis.

Merespons paparan tersebut, Wakil Presiden Gibran Rakabuming menegaskan pentingnya komitmen penyelesaian fisik jalan tol ini agar tidak meleset dari target. Hal ini selaras dengan garis instruksi Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan penguatan infrastruktur sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kita pastikan seluruh progres pembangunannya berjalan optimal tanpa kendala di lapangan, sehingga selesai sesuai target dan manfaat ekonominya benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegas Wapres Gibran.

Usai menerima paparan teknis, Wapres Gibran bersama rombongan meninjau langsung kesiapan segmen aspal ruas Tol Betung–Jambi dengan berkendara melewati jalur konstruksi yang sedang dikerjakan.

Sebagai informasi teknis, Jalan Tol Betung–Jambi dirancang memiliki panjang total sekitar 170 kilometer. Hingga pertengahan Juli 2026 ini, sepanjang 52 kilometer ruas tol telah rampung dibangun secara fisik, sedangkan sisa keseluruhan pengerjaan proyek ditargetkan selesai total pada tahun 2027 mendatang.

Dalam kegiatan peninjauan tersebut, Wapres Gibran didampingi oleh Gubernur Sumatra Selatan, Herman Deru, Gubernur Jambi, Al Haris, Bupati Musi Banyuasin, M Toha Tohet, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Jambi, Robert E Sihotang, Plt Sekretaris Wapres, Al Muktabar, serta Staf Khusus Wapres, Achmad Adhitya. (*)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less