Legok Jadi Perhatian, Kepala BNNP Jambi Dorong Penguatan P4GN di Kota Jambi
- account_circle Admin
- calendar_month 8 jam yang lalu
- print Cetak

Foto: Kepala BNNP Jambi Brigjen Pol Asep Saepudin menerima audiensi dan silaturahmi jajaran Pemerintah Kota Jambi di ruang kerjanya, Jumat (11/9/2026). (BNNP Jambi)
Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi Brigjen Pol Asep Saepudin, S.I.K., mengungkap perkembangan modus peredaran narkotika di Provinsi Jambi yang semakin kompleks. Salah satu yang menjadi perhatian adalah munculnya penyalahgunaan narkotika sintetis melalui perangkat vape.
Hal tersebut disampaikan Asep saat menerima audiensi dan silaturahmi Wali Kota Jambi bersama jajaran Pemerintah Kota Jambi di Ruang Kerja Kepala BNNP Jambi, Jumat (11/9/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Asep menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan dukungan Pemkot Jambi dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika (P4GN).
Menurut Asep, persoalan narkotika di Jambi perlu menjadi perhatian bersama. Selain melihat jumlah masyarakat yang terpapar serta perkembangan data tersangka dan tahanan, BNNP Jambi juga mencermati perkembangan narkotika sintetis dan modus operandi baru yang digunakan dalam peredarannya.
BNNP Jambi Waspadai Narkoba Sintetis
Asep menjelaskan, jaringan peredaran narkotika memiliki pola yang kompleks dengan jalur masuk melalui darat maupun laut.
Di tengah kondisi tersebut, muncul berbagai jenis narkotika sintetis yang perlu diwaspadai, di antaranya ganja cair, ketamin cair dan etomidate. Modus penyalahgunaan melalui vape juga menjadi salah satu perkembangan yang mendapat perhatian BNNP Jambi.
Perkembangan tersebut membuat upaya pencegahan tidak cukup hanya mengandalkan penindakan hukum. Edukasi dan pengawasan di lingkungan masyarakat juga perlu diperkuat.
BNNP Jambi, kata Asep, akan meningkatkan edukasi dan sosialisasi mengenai bahaya narkotika di berbagai lingkungan, mulai dari tempat hiburan, sekolah, desa dan kelurahan hingga komunitas.
Selain itu, penguatan layanan rehabilitasi serta keberlanjutan program pascarehabilitasi juga dinilai penting untuk membantu masyarakat yang terdampak penyalahgunaan narkotika.
Legok Jadi Salah Satu Wilayah Perhatian
Dalam pertemuan tersebut, Asep juga menyampaikan sejumlah wilayah yang menjadi perhatian dalam upaya penanganan persoalan narkotika, khususnya di Kota Jambi.
Kelurahan Legok disebut sebagai salah satu wilayah yang perlu mendapatkan perhatian dalam pengawasan dan upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika.
BNNP Jambi mendorong Pemkot Jambi bersama seluruh unsur terkait untuk bersama-sama memantau wilayah rawan dan memperkuat kolaborasi dalam pelaksanaan P4GN.
Pemkot Jambi Perkuat Modifikasi Sosial
Wali Kota Jambi Maulana menyambut baik informasi dan masukan yang disampaikan BNNP Jambi. Pemerintah Kota Jambi menegaskan komitmennya untuk terus berkolaborasi dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika.
Khusus kawasan Legok, Pemkot Jambi telah melakukan kolaborasi bersama BNN Kota Jambi melalui pendekatan yang tidak hanya mengedepankan penindakan, tetapi juga modifikasi sosial.
Pendekatan tersebut dilakukan melalui pembangunan tempat ibadah, arena bermain anak, pengembangan UMKM serta kegiatan sosialisasi kepada masyarakat.
Pemkot Jambi juga mendorong pemberdayaan masyarakat di kawasan yang menjadi perhatian, termasuk melalui dukungan terhadap pendidikan anak-anak dan pengembangan berbagai kegiatan keterampilan.
Selain itu, peran masyarakat dalam melakukan pengawasan lingkungan dinilai sangat penting. Pemanfaatan teknologi seperti CCTV hingga tingkat RT juga didorong untuk membantu memantau potensi transaksi narkotika.
Sejumlah wilayah lain seperti Pulau Pandan, Pucuk, Danau Teluk dan Danau Kedap juga masih menjadi perhatian karena ditemukan persoalan terkait penyalahgunaan narkotika.
Pemkot Jambi mengusulkan agar BNNP Jambi melakukan pemetaan titik-titik atau wilayah rawan narkotika di Kota Jambi. Pemetaan tersebut diharapkan dapat menjadi dasar penanganan dan kolaborasi lintas sektor.
BNNP Jambi dan Pemkot Susun Langkah Bersama
Sebagai tindak lanjut, Satpol PP Kota Jambi akan mengintegrasikan edukasi mengenai bahaya narkotika dalam kegiatan razia.
Selain itu, akan dikembangkan program Satpol PP Goes to School bersama BNN sebagai bagian dari upaya memperkuat edukasi pencegahan narkotika di lingkungan pendidikan.
BNNP Jambi juga akan membuat video edukasi yang nantinya dapat ditayangkan di tempat hiburan dan videotron milik Pemerintah Kota Jambi.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap berbagai perkembangan modus peredaran narkoba.
BNNP Jambi menegaskan upaya P4GN membutuhkan keterlibatan seluruh unsur, mulai dari pemerintah, aparat penegak hukum hingga masyarakat. (*)
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar