Pemprov Jambi Siap Dukung Penataan Komponen Pendukung Pertahanan Negara
- account_circle Admin
- calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
- print Cetak

Foto: Pemprov Jambi bersama Kementerian Pertahanan RI membahas asistensi penataan Komponen Pendukung Pertahanan Negara di Kantor Gubernur Jambi, Kamis (24/9/2026). (Diskominfo)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi menyatakan kesiapan memperkuat koordinasi dan kerja sama dengan pemerintah pusat dalam mendukung pertahanan negara sesuai ketentuan perundang-undangan.
Komitmen tersebut disampaikan dalam rapat asistensi penataan Komponen Pendukung (Komduk) Pertahanan Negara bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI di Ruang Rapat Sekda, Kantor Gubernur Jambi, Kamis (24/9/2026).
Rapat tersebut dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Jambi Arief Munandar, Direktur Sumber Daya Alam dan Buatan (SDAB) Ditjen Pothan Kemhan Brigjen TNI Wirawan Yanuartono, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi John Eka Powa, jajaran TNI/Polri, kepala OPD terkait serta undangan lainnya.
Arief Munandar mengatakan pertahanan negara memerlukan sinergi seluruh komponen bangsa dan tidak semata-mata menjadi tanggung jawab institusi pertahanan.
“Pemerintah Provinsi Jambi menyampaikan selamat datang di Provinsi Jambi kepada jajaran Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. Kami menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini sebagai bagian dari upaya memperkuat pertahanan dan koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta para pemangku kepentingan dalam mendukung pertahanan negara,” ujar Arief.
Dalam kegiatan tersebut, Pemprov Jambi melalui Dinas Perhubungan juga memaparkan profil sarana dan prasarana perhubungan laut, penyeberangan serta udara yang dimiliki Provinsi Jambi.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi John Eka Powa menyebut Jambi memiliki tiga bandara serta sejumlah fasilitas pelabuhan yang tersebar di beberapa wilayah.
Di antaranya Pelabuhan Talang Duku di Muaro Jambi, Pelabuhan Muara Sabak dan Ujung Jabung, Pelabuhan Perikanan Nipah Panjang dan Kuala Mendahara di Tanjung Jabung Timur.
Sementara di Tanjung Jabung Barat terdapat Pelabuhan Kuala Tungkal, penyeberangan Roro dan Pelabuhan Perikanan Tungkal.
John juga menitipkan pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung kepada pemerintah pusat karena dinilai memiliki posisi strategis.
“Dan kami menitipkan kepada Bapak untuk pembangunan pelabuhan Ujung Jabung yang dinilai sangat strategis,” ungkap John.
Kemhan Petakan Potensi Wilayah Jambi
Direktur SDAB Ditjen Pothan Kemhan Brigjen TNI Wirawan Yanuartono menjelaskan, kegiatan asistensi bertujuan memetakan berbagai potensi wilayah yang dapat diarahkan menjadi bagian dari potensi pertahanan.
“Tujuan kami ke sini adalah untuk melaksanakan asistensi dalam rangka penyiapan komponen pendukung, khususnya sarana-prasarana laut, udara, dan cyber, maupun bidang lain yang terkait dengan pengelolaan potensi wilayah di Provinsi Jambi,” ujar Wirawan.
Menurutnya, pendataan menjadi bagian penting untuk mengetahui sumber daya yang dapat dikerahkan ketika terjadi situasi krisis.
Potensi tersebut tidak hanya berupa fasilitas transportasi laut dan udara, tetapi juga dapat mencakup gudang, depo logistik serta sumber daya lain yang mendukung mobilisasi dalam kondisi tertentu.
“Ketika terjadi situasi krisis, sumber daya mana yang harus bisa dikerahkan untuk membantu menanggulangi krisis itu. Apakah sarana-prasarana laut, darat, maupun udara yang bisa membantu. Apakah mungkin ada gudang atau depo logistik dan sebagainya. Nah, ini yang belum terdata dengan baik,” jelasnya.
Wirawan menyebut Pemprov Jambi telah memiliki sejumlah data mengenai potensi sumber daya yang tersedia.
Kegiatan asistensi tersebut sekaligus menjadi momentum untuk menyamakan pemahaman antara pemerintah daerah dan unsur TNI di wilayah.
Dalam pelaksanaannya, Kemhan melibatkan unsur kewilayahan, termasuk Kodam, Lanal dan Lanud.
Wirawan juga menyebut komitmen Pemprov Jambi dalam mendukung pembangunan pertahanan, termasuk penyediaan lahan untuk pembangunan Komando Daerah Militer (Kodam).
Menurutnya, pembangunan tersebut juga berpotensi memberikan dampak terhadap pergerakan ekonomi dan pembangunan daerah.
Dorong Kolaborasi Lintas Elemen
Wirawan meminta pemerintah daerah dan seluruh elemen terkait mendukung penataan serta penyiapan Komponen Pendukung Pertahanan Negara.
Menurutnya, penataan tersebut penting agar pemerintah daerah memahami regulasi terkait fasilitas pendukung pertahanan di wilayah masing-masing.
Komponen Pendukung juga mencakup kontribusi sektor industri serta pemanfaatan sumber daya alam dan buatan daerah untuk mendukung kekuatan TNI ketika dibutuhkan.
“Kegiatan penataan ini krusial agar pemda memahami regulasi fasilitas pendukung pertahanan di daerah masing-masing,” katanya.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas elemen dalam menyiapkan potensi wilayah sebagai bagian dari dukungan terhadap pertahanan negara dan stabilitas nasional. (*)
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar