Kejuaraan Menembak Kapolda Cup 2026, Ketua KONI Jambi Harap Muncul Atlet Potensial
- account_circle Admin
- calendar_month 20 jam yang lalu
- print Cetak

Ketua Umum KONI Jambi AKBP Mat Sanusi saat menegaskan posisi Kejuaraan Kapolda Cup 2026 sebagai basis penyaringan atlet potensial Jambi, Jumat (10/7/2026). (Foto: Istimewa)
Ketua Umum KONI Jambi, AKBP Mat Sanusi, menegaskan bahwa kejuaraan daerah berskala besar merupakan instrumen paling objektif untuk mengukur kesiapan fisik dan mental bertanding para atlet. Kehadiran turnamen secara kontinu dinilai menjadi kunci utama agar performa para penembak jitu Bumi Siginjai tetap berada di level tertinggi nasional.
Pernyataan strategis tersebut dilontarkan oleh AKBP Mat Sanusi saat menghadiri upacara pembukaan Kejuaraan Menembak Kapolda Cup 2026 yang diselenggarakan oleh Pengprov Perbakin Jambi pada Jumat (10/7).
Kegiatan yang digelar di lapangan tembak tersebut dibuka langsung oleh Wakapolda Jambi Brigjen Pol Benny Ali, serta dihadiri oleh Ketua Perbakin Jambi Raja P Surbakti dan jajaran pemangku kepentingan olahraga daerah. Jalannya kompetisi ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian perayaan memperingati HUT Bhayangkara ke-80.
Sebagai nakhoda tertinggi organisasi olahraga di Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi menaruh atensi khusus pada cabor menembak yang masuk dalam klaster olahraga konsentrasi dan presisi tingkat tinggi.
“Kami dari KONI Jambi memberikan dukungan penuh dan menaruh harapan besar pada kejuaraan ini. Kapolda Cup 2026 merupakan angin segar bagi dunia olahraga kita. Ini bukan sekadar seremonial memperingati HUT Bhayangkara ke-80, melainkan wadah nyata untuk memfilter penembak-penembak berbakat kita,” tegas Ketua Umum KONI Jambi, AKBP Mat Sanusi.
Filter Alami Menuju BK PON dan PON 2028
AKBP Mat Sanusi menjelaskan, pasca-kegiatan pembekalan metode sains olahraga (sport science) yang digulirkannya kepada para pelatih cabor hari lalu, evaluasi langsung di lapangan melalui turnamen seperti Kapolda Cup menjadi pembuktian mutlak.
Bagi KONI Jambi, ajang kompetisi di lapangan tembak ini berfungsi sebagai filter alami untuk memetakan atlet yang benar-benar siap diterjunkan ke tingkat yang lebih tinggi.
“Ajang ini adalah seleksi alam yang sangat objektif. Penembak potensial yang lahir dan menjuarai Kapolda Cup 2026 ini nantinya akan langsung dipersiapkan secara intensif dan masuk radar KONI Jambi untuk menghadapi Babak Kualifikasi (BK) PON serta target puncaknya di PON 2028 NTB-NTT-Jakarta,” urai Mat Sanusi.
Apresiasi di Tengah Keterbatasan Finansial Daerah
Selain berbicara target prestasi, AKBP Mat Sanusi juga melayangkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kapolda Jambi beserta seluruh jajaran pengurus Perbakin Jambi. Dirinya memuji kreativitas cabor yang tetap mampu mengeksekusi kompetisi berkualitas tinggi di tengah restriksi anggaran.
Mat Sanusi berharap model kolaborasi kepolisian dan organisasi olahraga seperti ini bisa dicontoh oleh cabang olahraga lainnya di Jambi guna menyiasati keterbatasan finansial tanpa harus mengorbankan pembinaan atlet.
“KONI Jambi sangat berterima kasih kepada jajaran Polda dan Perbakin. Keterbatasan anggaran daerah bukanlah alasan bagi kita untuk berhenti memproduksi atlet juara. Lewat turnamen kompetitif yang dipadati ratusan peserta dari berbagai klub ini, kita optimis masa depan prestasi olahraga menembak Jambi akan kembali disegani di kancah nasional,” pungkas Mat Sanusi. (*)
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar