Tim Macan Polsek Kotabaru Ringkus Dua Terduga Pelaku Pembobolan Pipa Pertamina
- account_circle Admin
- calendar_month Kamis, 22 Okt 2026
- print Cetak

Tim Macan Polsek Kotabaru mengamankan dua terduga pelaku dugaan pembobolan pipa minyak Pertamina di kawasan Kenali Asam, Kota Jambi. Foto: Istimewa
Tim Macan Polsek Kotabaru berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku pembobolan pipa minyak milik Pertamina di Jalan Suryadarma, RT 32, Kelurahan Kenali Asam, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi.
Penangkapan tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Kotabaru, IPDA Bambang Rikhandi, S.E., M.H., setelah polisi melakukan penyelidikan atas dugaan pencurian minyak di lokasi tersebut.
Saat ini, kedua terduga pelaku telah diamankan di Polsek Kotabaru untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Berdasarkan informasi awal, para terduga pelaku diduga menggunakan modus menyewa sebuah kios di tepi jalan sebagai kedok untuk melancarkan aksinya. Kios tersebut disewa selama tiga hari dengan alasan akan digunakan sebagai tempat berjualan.
Namun, bangunan itu diduga justru dimanfaatkan untuk menggali dan mengakses jaringan pipa minyak milik Pertamina secara ilegal.
Terungkap Setelah Petugas Temukan Minyak di Parit
Dugaan pembobolan pipa minyak tersebut terungkap setelah petugas keamanan Pertamina menemukan cairan berwarna hitam mengalir ke parit di sekitar lokasi kejadian.
Temuan itu kemudian memicu pemeriksaan lebih lanjut dan dilaporkan kepada pihak kepolisian. Polisi bersama pihak Pertamina selanjutnya melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap dugaan tindak pidana tersebut.
Penyelidikan dilakukan untuk mengetahui modus operandi, mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat, serta menghitung potensi kerugian akibat dugaan pencurian minyak tersebut.
Berpotensi Membahayakan Lingkungan dan Masyarakat
Dugaan pembobolan pipa minyak Pertamina ini menjadi perhatian karena berpotensi menimbulkan kerugian materiil sekaligus membahayakan keselamatan masyarakat dan lingkungan sekitar.
Aktivitas ilegal pada jaringan pipa minyak dapat meningkatkan risiko kebocoran, kebakaran, hingga pencemaran lingkungan.
Hingga kini, kedua terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan di Polsek Kotabaru. Informasi lebih lanjut mengenai peran masing-masing terduga pelaku, jumlah minyak yang diduga dicuri, serta potensi kerugian masih menunggu keterangan resmi dari pihak kepolisian dan Pertamina. (*)
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar