Tembus Jalur Ekstrem dan Diguyur Hujan, Kadis Kominfo Ariansyah Sukses Wakili Gubernur Panen Kopi di Kerinci
- account_circle Admin
- calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
- print Cetak

Kepala Dinas Kominfo Jambi, Ariansyah, berjalan menempuh jalur ekstrem yang diguyur hujan sejauh 3 km demi menghadiri panen raya kopi di Tamiai Kerinci, Sabtu (23/5/2026). (Foto: Dok. Kominfo Jambi)
Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi, Ariansyah, membuktikan komitmennya dalam mendukung potensi lokal dengan menembus jalur ekstrem menuju lokasi perkebunan kopi di Desa Tamiai, Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci.
Kehadiran Ariansyah pada Sabtu (23/5) adalah untuk mewakili Gubernur Jambi, Al Haris, dalam Festival Panen Rayo Kopi Robusta Tamiai.
Festival ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat posisi kopi robusta lokal serta mendorong pengembangan sektor pertanian berbasis masyarakat di wilayah pegunungan Kerinci yang subur.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Bupati dan Wakil Bupati Kerinci, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi yang diwakili Deputi Robi Fathir, Kepala BPDAS Batanghari, serta jajaran pejabat Eselon II Kabupaten Kerinci. Turut hadir pula Forkompincam Batang Merangin, Komunitas PPKJ, Kepala Desa Tamiai dan Pasar Tamiai, para petani kopi, dan tamu undangan lainnya.
Perjalanan Menantang Demi Kopi Terbaik
Ariansyah menuturkan, rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan meriah Tari Persembahan. Namun, tantangan sesungguhnya dimulai usai sambutan. Untuk mencapai lokasi panen kopi milik Wawan, petani kopi robusta Tamiai, rombongan harus berjalan kaki sejauh 3 km.
Perjalanan ini memakan waktu kurang lebih satu jam karena medan yang menantang.
Namun, rasa lelah terbayar saat sampai di lokasi perkebunan yang menawarkan pemandangan indah di ketinggian 1200 mdpl.
“Kami membutuhkan waktu 30 menit menggunakan kendaraan roda dua atau selama lebih dari 60 menit dengan berjalan kaki dengan jalan yang ekstrim karena diguyur hujan menuju lokasi panen kopi Robusta Tamiai,” ujarnya.
Ia menilai semangat masyarakat dalam menjaga kualitas kopi robusta Tamiai patut mendapat apresiasi, terlebih akses menuju lokasi panen cukup menantang. Medan ekstrem menuju kawasan perkebunan tidak menyurutkan semangat pemerintah daerah maupun masyarakat untuk terus mengembangkan potensi kopi unggulan Kerinci tersebut.
“Acara diawali dengan makan siang, kemudian panen Kopi dan penanaman tanaman sela berupa alpukat jinger, pete dan lamtoro,” tambahnya.
Melalui festival ini, Pemerintah Jambi menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan komoditas unggulan daerah seperti Kopi Robusta Tamiai Kerinci. (*)
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar