Jalan Padang Lamo Hancur, Edi Purwanto Minta Negara Hadir di Tebo
- account_circle Admin
- calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
- print Cetak

Foto: Anggota DPR RI Edi Purwanto mendesak perbaikan Jalan Padang Lamo Tebo yang rusak parah sepanjang lebih dari 100 kilometer. (Dok/Ist)
Anggota Komisi V DPR RI, Edi Purwanto, kembali mendesak pemerintah pusat untuk segera mengambil langkah konkret terhadap kondisi ruas Jalan Padang Lamo di Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi yang mengalami kerusakan parah.
Hal tersebut disampaikan dalam rapat kerja bersama Kementerian Pekerjaan Umum yang membahas kondisi infrastruktur jalan pasca Lebaran.
Edi menegaskan bahwa kerusakan jalan sepanjang lebih dari 100 kilometer tersebut bukan lagi kategori ringan, melainkan sudah berdampak serius terhadap aktivitas masyarakat.
“Ini bukan sekadar jalan rusak biasa. Panjangnya lebih dari 100 kilometer dan kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Dampaknya langsung dirasakan masyarakat, mulai dari distribusi logistik, aktivitas ekonomi, hingga mobilitas harian,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, usulan perbaikan Jalan Padang Lamo telah berulang kali disampaikan, termasuk oleh pemerintah daerah setempat yang berharap adanya perhatian serius dari pemerintah pusat.
Menurutnya, meskipun tidak seluruh ruas jalan dapat langsung diperbaiki secara bersamaan karena keterbatasan anggaran, namun respons awal tetap harus dilakukan sebagai bentuk kehadiran negara.
“Memang tidak bisa semuanya sekaligus karena kondisi keuangan kita. Tapi minimal harus ada reaksi. Harus ada treatment untuk ruas Padang Lamo agar kondisi ini tidak terus berlarut,” tegasnya.
Edi juga mendorong agar penanganan jalan tersebut dapat dilakukan melalui skema Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah, mengingat ruas tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung konektivitas wilayah.
Di luar rapat, Edi Purwanto menyebut dirinya telah berkoordinasi langsung dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Direktur Jenderal Bina Marga terkait rencana perbaikan.
“Saya akan kawal ini, dan memang secara langsung sudah saya sampaikan ke Pak Menteri dan Dirjen. Insya Allah tahun ini mulai dikerjakan perbaikannya atau paling lama tahun depan. Tetap kita kawal,” pungkasnya. (*)
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar